Skip to main content

PS. I Love You

Oma sudah menunggu-nunggu film ini sejak lama.
Hampir sebulan Oma selalu membuka koran pagi, page Olahraga dengan HHC (baca: Hara
p-harap Cemas), thinking "oh, apa PS. I Love You uda premier?"

Akhirnya tadi pagi, Oma menemukan kalo film yang kata Ade keren - yet ngga sekeren bukunya - muncul di bioskop-bioskop terdekat di kota Surabaya :)


Dengan sedikit rayuan gombal, sedikit sogokan, dan banyak paksaan (he
heheh), Oma nonton ditempani Bang Tepy. Wah, Oma bercerita panjang lebar tinggi pendek mengenai PS I Love You yang bukunya uda Oma baca cover to cover, yang bikin Oma mbrebes mili (baca: mengeluarkan air mata).

Yap, Oma akhirnya nonton juga di Tunjungan 21 pukul 19.30 Studio 3.

Judul Pilem: PS. I Love You

Yang maen: Hillary Swank, Gerard Butler, Lisa Kudrow, Jeffrey Dean Morgan (t
he hottie,.. :P) Genre: Romantis

Komentar Oma:

Cerita 'mayan romantis, tapi 70% different to the book. Wah,.. Oma kuciwa deh! Oma padahal uda bayang-bayangin kira-kira siapa yang bakal jadi Richard (kakaknya Holly di buku), trus rumah Holly yang keren (di film Holly tinggalnya di apartment sederhana), trus bos-nya Holly yang baek hati (di film Holly akhirnya kerja ja
di shoes designer), dan many more.

PS I Love You the movie bisa bikin oma sedikit terharu. Banyak kata-kata yang Oma ngga dapet di bukunya. Seperti hubungan Holly dengan nyokapnya. Trus,.. di buku surat2 Gerry cenderung singkat, padat, jelas. Di film, surat-surat Gerry panjang dan menyentuh sekali.


So,.. ada pro dan kontra nonton PS I Love You the movie,..


As conclusion, I will keep the book and film separate. They are like two different stories. Hm,.. oke lah,.. Oma lumayan seneng. At least bisa bikin Oma senyum-senyum sendiri, trus nangis dikit. Dan, yeah, kayaknya Bang Tepy juga quite enjoyed it. Buktinya, dia menggandengku saat keluar dari studio 3. Heheheh,.. hal yang jarang terjadi. Hihihihi,.... :P

Recommended ga, Oma? Yap! You should watch, unless you don't have any money and your partner (or spouse) hate romantic film :)
Happy long weekend, readers!



P.S. Jeffrey Dean Morgan is sooooooo hot and kiyut. Senyumnyaaa,... duh,... bikin deg2an :D

Comments

Bijuk said…
emang biasanya jrg kok buku yg bisa 100%. 70% good enough kok, gw jg udah baca bukunya, dan males ntn filmnya hehehhehe

Popular posts from this blog

FENOMENA ACEH 07

Daster Batik Pagi itu Nie datang ke kantor disambut oleh kumpulan ibu-ibu yang tidak jelas dari mana dan mau apa. “Assalamualaikum” sapa Nie. “Waalaikumsalam” jawab kumpulan ibu-ibu itu serempak. Nie menyunggingkan senyum, berusaha menampilkan senyum yang termanis untuk mereka. Semakin aku masuk ke dalam kantorku, semakin banyak ibu-ibu yang duduk lesehan di depan kantorku. Nie bergegas masuk ke ruangan admin, ada Hetty dan Wardah di sana. “Dah, kenapa ada ibu-ibu itu di situ?” Nie bertanya ke Wardah asal muasal ibu-ibu itu. “Oh, Pak Welly menugaskan karyawan kita yang di lapangan untuk mencari ibu-ibu yang membutuhkan sumbangan baju daster. Ibu-ibu korban tsunami. Ya itulah, bu, ibu-ibu yang akan diberikan sumbangan baju daster.” Nie mencermati kumpulan ibu-ibu itu. Ada yang masih muda belia, ada yang sudah tua, entah apa rambutnya sudah putih semua karena uban, atau disemir hitam mengkilap. Aku tak tahu, karena semua ibu-ibu menutupi auratnya, dari kepala sampai ujung kaki. Jadi k...

What would you do if you could live another life

What would you do if you could live another life just for one day? This line is quoted from "Last Chance Harvey" . I have watched this film twice and still feel so touched everytime I watch it. Kate Walker, the main character in this film, uttered this question to Harvey Shine. In this story, both of them lived a life that is not very happy-chappy. Kate lived in a pathetic, boring life; Harvey in a screwed one. When Kate asked this question, both of them seem to ponder: what if I could live a different life, just for one day, just to try out. This question makes me ponder, too: what would I do if I was given a chance to live any kind of life I want, just for one day? Where would I be? What would I do? Who would I be? Lately I have been thinking about the life I am living right now. Everything is so well-planned. I graduated from high school, went abroad to study, came back home to work, went abroad again to do my master, working in a reasonably good organisation, and going ho...

You selfish, handosme, little thing!

Sudah 3 hari ini, aku berpikir-pikir menanyakan pada diriku berulang-ulang: am i stupid? Kupandangi fotomu di FB, asking: do i like you? Why do i like you, if I do? Lagi-lagi jawabannya, no, thank you, i don't love you So, i am stupid, then. because i am still following you online wherever you are Frikin' silly me. no, no, no, i dunot love you neither do i care about you. no, no, no, no never ever would you ask how i am neither do you know what my favorite color, my favorite music, the book i am reading, things i am having trouble with neither would you care if my best friend's husband passed away then, why would i still think about you? gosh, you,.. selfish, handsome, little, cute thing! self-centred, adorable #$?!*%# i am still a little too not over you. fewh,.. why?