Skip to main content

Eight Lessons from Sex and the City

This is the mistake that I could (not can) kinda relate to :P


Kesalahan 3: Pencandu seru-seruan
Setelah hubungan putus-sambung dengan Mr. Big di musim ke-3, Carrie akhirnya mendapati dirinya dalam hubungan yang baik dengan Aidan yang memperlakukannya dengan sangat baik. Namun, ia masih tertarik dengan upaya tarik-ulur dari Mr. Big. Meski Mr. Big sudah menikah dan Carrie sudah memiliki pasangan, mereka berselingkuh dari pasangan masing-masing.

Diagnosis: Ada beberapa orang yang disebut dengan pencandu "seru", ujar Orboch. Meski sebaik apa pun hubungannya dengan pasangannya, mereka akan selalu merasa tertarik dengan sesuatu yang tak seharusnya ia miliki, karena itu memberinya aliran adrenalin.

Perbaiki: Carrie secara terus menerus menempatkan diri sebagai korban pasif. Ia seharusnya mengambil tanggung jawab dari tindakannya dan melakukan sesuatu untuk menghentikannya. Menurut Orbuch, akan selalu ada godaan dan kerlingan dari para mantan, dan tergantung pada Anda bagaimana menghadapinya. "Tergantung respon Anda dari tindakan dan godaan yang bisa dihitung sehat atau tidaknya," tegasnya.


Via Kompas Female. To read the other 7 mistakes, click here

Comments

Ulmster said…
*tepok jidat*
umm think about it this way..
if the guy ure with right now still made u want to find other 'seru2an', then maybe he's not worth it?
Oma Nia said…
LOL, sudah tobat ulm! i realised that it was time to stop to find the seru2an. it is the time to think of the real, honest relationship. so, uda tobat sekarang. hehehe

Popular posts from this blog

FENOMENA ACEH 07

Daster Batik Pagi itu Nie datang ke kantor disambut oleh kumpulan ibu-ibu yang tidak jelas dari mana dan mau apa. “Assalamualaikum” sapa Nie. “Waalaikumsalam” jawab kumpulan ibu-ibu itu serempak. Nie menyunggingkan senyum, berusaha menampilkan senyum yang termanis untuk mereka. Semakin aku masuk ke dalam kantorku, semakin banyak ibu-ibu yang duduk lesehan di depan kantorku. Nie bergegas masuk ke ruangan admin, ada Hetty dan Wardah di sana. “Dah, kenapa ada ibu-ibu itu di situ?” Nie bertanya ke Wardah asal muasal ibu-ibu itu. “Oh, Pak Welly menugaskan karyawan kita yang di lapangan untuk mencari ibu-ibu yang membutuhkan sumbangan baju daster. Ibu-ibu korban tsunami. Ya itulah, bu, ibu-ibu yang akan diberikan sumbangan baju daster.” Nie mencermati kumpulan ibu-ibu itu. Ada yang masih muda belia, ada yang sudah tua, entah apa rambutnya sudah putih semua karena uban, atau disemir hitam mengkilap. Aku tak tahu, karena semua ibu-ibu menutupi auratnya, dari kepala sampai ujung kaki. Jadi k...

What would you do if you could live another life

What would you do if you could live another life just for one day? This line is quoted from "Last Chance Harvey" . I have watched this film twice and still feel so touched everytime I watch it. Kate Walker, the main character in this film, uttered this question to Harvey Shine. In this story, both of them lived a life that is not very happy-chappy. Kate lived in a pathetic, boring life; Harvey in a screwed one. When Kate asked this question, both of them seem to ponder: what if I could live a different life, just for one day, just to try out. This question makes me ponder, too: what would I do if I was given a chance to live any kind of life I want, just for one day? Where would I be? What would I do? Who would I be? Lately I have been thinking about the life I am living right now. Everything is so well-planned. I graduated from high school, went abroad to study, came back home to work, went abroad again to do my master, working in a reasonably good organisation, and going ho...

God's Plan for My Slippers

Look at my cute slippers! Lucu banget, kan!  Slippers ini diberikan sebagai oleh-oleh, dari seorang sahabat yang pada saat itu baru pindah ke New Zealand . Kalau saya tidak salah, 4 atau 5 tahun lalu slippers ini diberikan. Saya adalah orang yang practical . Boro-boro pakai slippers di rumah, sandal jepit biasa pun tidak! Di dalam rumah, kami biasa nyeker alias tidak pernah pakai sandal. Jadi si slippers domba Selandia Baru yang baru ini resmi menjadi penunggu lemari baju. Setelah Axl lahir dan beranjak sedikit dewasa, slippers ini ditemukan tanpa sengaja. Axl suka sekali dan kerap memainkan slippers ini. Namun lagi-lagi, setelah beberapa minggu, si domba kembali menjadi penunggu lemari. Anak balita itu sangat gampang bosan! Sampai 1 bulan yang lalu. Di salah satu tempat ngantor saya yang baru, saya harus bekerja di ruangan yang super dingin! Tiba-tiba, saya teringat akan slippers domba ini! Ternyata benar, slippers ini bisa menghangatkan kaki saya dengan sempurna. D...