Skip to main content

Feeling Romantic

Bantuin Oma donk!

Oma lagi nyari lagu yang romantis. Yang maknanya daleeem, yang beda dari lagu-lagu romantis - old love songs. Lagu romantis yang ngga cheesy, yang bisa bikin kita menitikkan air mata kalau mendengarkannya atau membaca liriknya.

Ada yang punya ide?

Atau ada yang punya lagu romantis favorit?

Share ya!!


Anihu, ini ada dua lagu - satu lagu Indo, satu lagu barat (tapi dinyanyikan oleh penyanyi Asia), yang menurut oma sangat romantis. Tapi, romantis in their own ways: yang satu tentang rasa cinta yang tulus, yang tak tersampaikan; yang satunya tentang rasa sayang yang tidak terungkapkan, karena perpisahan (hm,.. baru nyadar, temanya kok mirip ya?)

Relax, 2 lagu ini ndak ada hubungannya apa-apa ma kehidupan Oma.

Malaikat Juga Tahu (Dewi Lestari)
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

*kalo ngga nyambung makna lirik ini, harus beli en baca buku Recto Verso.

Unsaid (Lala & Christian Bautista)
Truly forever my love is just for you
But now you belong to someone new
Dreaming that someday, I'd share my life with you
I'm hoping, you feel the same way too
If only I cud turn back time
To the place where I first saw your sweet smile
Cause there in your eyes, I saw something true
And I just can't erase, these memories of you

*ada yang menduga kalo lagu ini Oma dedikasikan untuk seseorang. Maaf, kali ini Anda salah ^^

So, please share your romantic songs ya!!!

Comments

akokow said…
hey there delilah - Plain White T's
hanging by the moment - Lifehouse.

Koko
lplpx.com
Anonymous said…
Flightless Bird - Iron & Wine

*current song, kelar nonton Twilight soalnya* :P
Unknown said…
It's you I'm thinking of - The Relish

Popular posts from this blog

FENOMENA ACEH 07

Daster Batik Pagi itu Nie datang ke kantor disambut oleh kumpulan ibu-ibu yang tidak jelas dari mana dan mau apa. “Assalamualaikum” sapa Nie. “Waalaikumsalam” jawab kumpulan ibu-ibu itu serempak. Nie menyunggingkan senyum, berusaha menampilkan senyum yang termanis untuk mereka. Semakin aku masuk ke dalam kantorku, semakin banyak ibu-ibu yang duduk lesehan di depan kantorku. Nie bergegas masuk ke ruangan admin, ada Hetty dan Wardah di sana. “Dah, kenapa ada ibu-ibu itu di situ?” Nie bertanya ke Wardah asal muasal ibu-ibu itu. “Oh, Pak Welly menugaskan karyawan kita yang di lapangan untuk mencari ibu-ibu yang membutuhkan sumbangan baju daster. Ibu-ibu korban tsunami. Ya itulah, bu, ibu-ibu yang akan diberikan sumbangan baju daster.” Nie mencermati kumpulan ibu-ibu itu. Ada yang masih muda belia, ada yang sudah tua, entah apa rambutnya sudah putih semua karena uban, atau disemir hitam mengkilap. Aku tak tahu, karena semua ibu-ibu menutupi auratnya, dari kepala sampai ujung kaki. Jadi k...

What would you do if you could live another life

What would you do if you could live another life just for one day? This line is quoted from "Last Chance Harvey" . I have watched this film twice and still feel so touched everytime I watch it. Kate Walker, the main character in this film, uttered this question to Harvey Shine. In this story, both of them lived a life that is not very happy-chappy. Kate lived in a pathetic, boring life; Harvey in a screwed one. When Kate asked this question, both of them seem to ponder: what if I could live a different life, just for one day, just to try out. This question makes me ponder, too: what would I do if I was given a chance to live any kind of life I want, just for one day? Where would I be? What would I do? Who would I be? Lately I have been thinking about the life I am living right now. Everything is so well-planned. I graduated from high school, went abroad to study, came back home to work, went abroad again to do my master, working in a reasonably good organisation, and going ho...

Probable Answer

Phien, I came across this article, forwarded by a good friend of mine (thx Nat!) . It might be the answer for our BIG question yesterday. I hope it will answer some of your puzzle, at least it has answered some of my concerns today :) - thank God --- Did I Marry The Right Person? Cerita di bawah ini sangat bagus, bagi yang masih single maupun yang sudah menikah. Bagi mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, dan bagi yang sudah menikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani. 'Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?' Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, ' Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat? ' Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya jadi saya menjawab 'Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?' Dengan sangat serius dia balik bertanya 'Bagaiman...