Skip to main content

Cowok banget deh!

Ada beberapa hal yang begitu kita dengar atau lihat, langsung kita bisa berkomentar "cowok banget deh!"

Misalnya baju-baju cowok dengan model tertentu. Despite all new trend yang membuat cewek-cewek kadang meringis jijik, masih ada baju-baju yang memiliki kesan 'cowok banget' itu. Misalnya baju-baju sport, misalnya kaos sepak bola, kemeja keren yang tidak membuat pemakainya terkesan gay, atau celana kain hitam model biasa (jadi bukan cut bray yang melambay-lambay atau model pensin yang press paha buanget!). Kalo Oma always loves pria yang pakai baju kemeja kotak-kota biru atau kaos oblong putih dan blue jeans. Ganteeeng banget kesannya!

Ada juga jenis olah raga yang memiliki label 'cowok banget' misalnya tinju (meskipun Ms Ali juga menggeluti dunia tinju), sumo (oma hampir yakin tidak ada pesumo (professional) wanita), Rugby atau American Footbal (hm,.. ada ga ya cewek ikutan rugby?), dan masih ada beberapa lagi.


Selain fashion dan olah raga, ada beberapa hal lain yang sering kali di-claim sebagi hal yang 'cowok banget'. Misalnya punya cewek dimana-mana, atau sekarang lebih akrab disebut 'TTM' (= teman tapi mesra/teman tapi mesum).

Oma punya beberapa teman cowok yang bilang seperti ini:


"Aduh, Nie, semua cowo gitu lagi! Pasti si Stefy juga gitu!"

Statement ini bikin Oma tidak tidur berhari-hari dan harus mengadakan investigasi dan interview. Terbukti, Stefy tidak ikut aliran ini! Thanks God!


Tapi, lagi-lagi Oma didebat.


"Emang kamu 24 jam bersama Stefy? Nggak kan? Ya, kamu kan ngga tau dia ama sapa dan lagi ngapain!" (dan again) "Semua cowok tuh ya gitu tuh pasti, ngga mungkin lah dia ga ada cewek laen!"



Langsung deh Oma 'panas'!!
Sekali lagi Oma mengkonfrontasi Stefy

O: Beneran ngga sih cowok kayak gitu? Kamu punya cewek laen ta, yang, selaen aku?
S: Hadoh, nggak nggak! Kamu ini ngapain dengerin omongan orang2 gitu! Ngga penting!
O: Tapi emang bener ta cowok gitu?
S:
Nggaaaak. Udah lah, jangan dipikirin!

O:
(manyun)

S: Aku tuh nggak ada cewek laen, tapi adanya cowok laen!! Ya Andhika itu! Hahahahhahah.... Bilangin temenmu itu, lebih sangar pacarku kan? dia ngga ada cewek laen, tapi adanya cowok!

Hehehhe
Lega hati Oma, karena Andhika itu memang sudah saya 'ijinkan' menjadi cowok simpanannya Stefy. But, selain Andhika, TIDAK BOLEH ada cewek (atau cowok) lain.

Menjawab pertanyaan teman saya tadi "Emang kamu 24 jam bersama Stefy? Nggak kan? Ya, kamu kan ngga tau dia ama sapa dan lagi ngapain!"

One simple answer: PERCAYA! Dari dulu, Oma selalu berpikir gini, kalaupun Stefy macem-macem, Oma yakin Tuhan pasti akan bukakan dan tunjukkan itu pada Oma, cepat atau lambat.


So, peepz, percaya dan menjaga or menghargai kepercayaan yg diberikan oleh pasangan, itu resep pacaran sehat a la Oma!

Again, posting ini tidak melarang adanya lirik-lirik cewek atau cowok keren, hehehhe :P

Comments

dy_nita said…
wooh...pergumulan yg sama deh :p
kebiasaan buruk co2 lain di muka bumi ini sering membuatku terintimidasi utk jd nggak percaya sama anton. pdhl ga ada bukti, indikasi pun enggak...hrsnya percaya kan? pengennya percaya. tp mestiii..ada tendensi kuwatir. ya itu td, gara2 liat co2 lain pada gemar TTM, selingkuh, poligami. walah! makanya to co2...jgn rusak citra co baik2 gara2 keganjenan kalian! fuuh...
*ps: kadang masih kuwatir ya nie?!
Anonymous said…
emang bener sih hampir semua cowok seperti itu...

tapi kalo si cowok suka lirak-lirik, tepe-tepe, dan suka cari kenalan...itu kan belum tentu pasti akan selingkuh..

as long as cowok itu bisa jaga diri kan dan tau gimana cara menjaga diri dan komitmen yang telah dijalin, itu kan it doesn´t matter toh...

Popular posts from this blog

FENOMENA ACEH 07

Daster Batik Pagi itu Nie datang ke kantor disambut oleh kumpulan ibu-ibu yang tidak jelas dari mana dan mau apa. “Assalamualaikum” sapa Nie. “Waalaikumsalam” jawab kumpulan ibu-ibu itu serempak. Nie menyunggingkan senyum, berusaha menampilkan senyum yang termanis untuk mereka. Semakin aku masuk ke dalam kantorku, semakin banyak ibu-ibu yang duduk lesehan di depan kantorku. Nie bergegas masuk ke ruangan admin, ada Hetty dan Wardah di sana. “Dah, kenapa ada ibu-ibu itu di situ?” Nie bertanya ke Wardah asal muasal ibu-ibu itu. “Oh, Pak Welly menugaskan karyawan kita yang di lapangan untuk mencari ibu-ibu yang membutuhkan sumbangan baju daster. Ibu-ibu korban tsunami. Ya itulah, bu, ibu-ibu yang akan diberikan sumbangan baju daster.” Nie mencermati kumpulan ibu-ibu itu. Ada yang masih muda belia, ada yang sudah tua, entah apa rambutnya sudah putih semua karena uban, atau disemir hitam mengkilap. Aku tak tahu, karena semua ibu-ibu menutupi auratnya, dari kepala sampai ujung kaki. Jadi k...

What would you do if you could live another life

What would you do if you could live another life just for one day? This line is quoted from "Last Chance Harvey" . I have watched this film twice and still feel so touched everytime I watch it. Kate Walker, the main character in this film, uttered this question to Harvey Shine. In this story, both of them lived a life that is not very happy-chappy. Kate lived in a pathetic, boring life; Harvey in a screwed one. When Kate asked this question, both of them seem to ponder: what if I could live a different life, just for one day, just to try out. This question makes me ponder, too: what would I do if I was given a chance to live any kind of life I want, just for one day? Where would I be? What would I do? Who would I be? Lately I have been thinking about the life I am living right now. Everything is so well-planned. I graduated from high school, went abroad to study, came back home to work, went abroad again to do my master, working in a reasonably good organisation, and going ho...

God's Plan for My Slippers

Look at my cute slippers! Lucu banget, kan!  Slippers ini diberikan sebagai oleh-oleh, dari seorang sahabat yang pada saat itu baru pindah ke New Zealand . Kalau saya tidak salah, 4 atau 5 tahun lalu slippers ini diberikan. Saya adalah orang yang practical . Boro-boro pakai slippers di rumah, sandal jepit biasa pun tidak! Di dalam rumah, kami biasa nyeker alias tidak pernah pakai sandal. Jadi si slippers domba Selandia Baru yang baru ini resmi menjadi penunggu lemari baju. Setelah Axl lahir dan beranjak sedikit dewasa, slippers ini ditemukan tanpa sengaja. Axl suka sekali dan kerap memainkan slippers ini. Namun lagi-lagi, setelah beberapa minggu, si domba kembali menjadi penunggu lemari. Anak balita itu sangat gampang bosan! Sampai 1 bulan yang lalu. Di salah satu tempat ngantor saya yang baru, saya harus bekerja di ruangan yang super dingin! Tiba-tiba, saya teringat akan slippers domba ini! Ternyata benar, slippers ini bisa menghangatkan kaki saya dengan sempurna. D...