29 February 2008

NgeBlog a la Artis Ibukota

Virus NgeBlog ternyata tidak hanya menyerang "rakyat jelata". Sudah ada beberapa artis ibukota yang mulai mencoba nikmatnya nge-blog. Di tengah-tengah kesibukan mereka, inilah sejumlah artis yang berhasil (or smart enough to) start a blog (heheheh,... kok Oma kayak presenter Infotainment yaaa?)

Artis sekelas Dian Sastro, yang should have started blogging a long time a go, baru aja memulai blog barunya. Blog dengan judul sama seperti namanya, Dian Sastrowardoyo, berisikan curhatan seorang anak muda about begaul (duh, istilahnya so 90s), nonton konser, beli barang-barang baru, nemuin gadget-gadget baru, ect,.... Hm, kayaknya kita melihat sisi Dian yg laen deh. Kalo di tipi-tipi Dian kan kesannya kereeen, smart abiez. Nah, wadalah (baca: ternyata), ia juga seorang cewe, usia 20 sumtin, penikmat dunia hedonisme.

Tidak mau kalah, Wulan Guritno, salah satu anggota the hottest single parents, pun sudah punya blog. Dibanding dengan Dian, Wulan Gurtino, or WG, ini lebih aktif di dalam dunia weblog. Entah dia atau aspri (baca: asisten pribadi) nya yang meng-update blog berjudul "Mata, Telinga, Kepala dan Hati "Wulan Guritno" (kenapa hayoo pake tanda kutip (")), yang pasti content-nya cukup updated. Banyak foto-foto, yet kok tidak eye-friendly ya?? Tulisannya guede-guedeee dan harus scrolling mpe ke bawah-bawah.

Nah, Tante Maia nampaknya juga memerlukan sebuah blog untuk merebut simpati masyarakat (blogger) untuk mendukung dia dalam pertarungannya melawan Dhani. Honestly, meskipun Oma bukan penggemar Maia (altho lagunya yang EGP dan Ingat Kamu stuck in my head lately), tapi blog Tante Maia ini adalah my favorite. Enak dibaca, cukup komunikatif dan also very updated. Ada beberapa post dari si Mey Chan dan Manager-nya. I like it! Despite whatever reason she is blogging, I like her blog.

Nah, kira-kira, artis ibukota sapa lagi neh yang mau nyusul?

Kalo artis ibukota propinsi Jawa Timur alias Surabaya, udah ada donk seleb yang nge-blog.

Siapa?

Ah, pake nanya. Ya jelas Oma Nia laaaah!

Gubraaak,.... hehehhehe :P

28 February 2008

Situbondo, with love

Sungguh tak diduga karena bos begitu mempercayai Nie untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Beberapa minggu lalu, beliau menghampiri Nie dan berkata “Nie, Situbondomu banjir tuh! Ngga kamu kunjungi ta?

Weleh, sejak kapan Nie punya kota Situbondo?

Aniwe, busway, bos menyuruh Nie pergi ke Situbondo bersama sebuah yayasan yang sudah cukup akrab dengan perusahaan tempat Nie bekerja. Jujur, kali ini Nie agak malas berangkat. First, karena Nie seorang diri. Second, karena kondisi Nie sedang tidak fit! Yet, the show must go on! Nie berangkat!

Tanggal 19 Februari jam 5 pagi, Nie sudah berkumpul di markas. Semuanya berwajah cerah, walaupun hari masih gelap. Setelah makan pagi di markas, kami langsung bergegas pergi. Sekitar pukul 6 kami meninggalkan kota Surabaya. Setelah beberapa kali berhenti (pipis break) dan breakfast break, akhirnya kami sampai juga di Kabupaten Situbondo, tepat pukul 11.30.

Setiba kami di sana, kami langsung menuju ke sebuah gedung sekolah yang digabung dengan gedung pertemuan, gereja, dan rumah dinas. Di sana kami membantu para ibu untuk membungkus nasi bungkus. Wih, baru kali ini Nie ikut serta dalam pembungkusan nasi bungkus massal! Kesannya, puanas!!! Abisnya semua lauk pauk masih panas, dan harus dibungkus, ditambah dengan hawa yang panas, jadi puanaasss.

Sekilas info, Nie sebenernya agak males berangkat tuh karena Nie takut kalo semua relawan yang ikut adalah ibu-ibu atau oma-oma. Eh, ternyata, ketemu banyak teman-teman yang seumuran. Sama-sama gilanya pula!

Back to the topic, setelah membungkus-bungkus, kami segera bergegas ke lokasi pertama. Awalnya Nie berpikir kami akan memberi bantuan ke sebuah sekolah, eh ternyata salah! Sekolah ini untuk sementara waktu tidak dipakai, akibat bencana banjir. Memang keadaan sekolah ini cukup mengenaskan. Meja-meja dan kursi-kursi berserakan di halaman sekolah. Ratusan buku-buku dan atribut sekolah harus dijemur di tengah lapangan. Ya, di lokasi inilah kami mengadakan baksos pengobatan!

Selain di lokasi ini, kami juga ke dua lokasi lainnya. Berbeda dengan lokasi pertama, lokasi kedua dan ketiga ini letaknya jauuuuh dari kota. Jadi sangat mblusuk! Masyarakatnya pun juga kurang fasih berbahasa Indonesia. Tau mereka bicara bahasa apa? MADURA!!! Aujubileeee,… jawa krama aja Nie ngga ngerti, ini lagi, pake bahasa Madura. Buset!!!

Selama bakti sosial ini, Nie lebih banyak membantu di bagian administratif. Jadi, Nie mencatat-catat, trus kadang membantu angkat-angkat, atau ya apalah yang bisa dibantu. Tapi beneran, cuapeeeeek, karena kami melayani hampir 1000 warga. Dan, wah, capeknya itu bener-bener bikin kita pengen tidur dan ngga bangun lagi selama 1 minggu.


It was the most memorable activity, deh! Karena bakti sosial yang sebelum-sebelumnya tuh cuma ‘setor muka’ doang! Foto-foto, ikut-ikutan, dan pulang! Kali ini bener-bener kerja! Dan lokasi yang didatangi emang layak bantu. Bukan hanya membantu di daerah-daerah yang masyarakatnya pura-pura miskin.



Tepat sebelum maghrib kami berkemas kembali ke tempat kami membungkus-bungkus nasi. Di sinilah tempat semua barang bantuan dikumpulkan. Orang-orang yang bekerja di gedung ini, baik guru, pendeta, suster, ataupun staf relawan dan jemaat gereja, semuanya rajin mengadakan bakti sosial.

Lewat pukul 7 malam, kami meninggalkan kabupaten Situbondo. Berbeda dengan waktu berangkat, kali ini Nie ikut rombongan lain. Dan, only God knew how annoyed I was that time! Nie ngga bisa tidur karena orang yang nyetir dan teman yang duduk di sebelahnya just couldn’t stop talking! Serius!! Selama hampir 3 jam perjalanan, Nie mendengar semuaaa percakapan mereka! Dan they talked LOUD! Be-te!

Dan lebih parahnya lagi, Selasa malam itu, kami tidak bisa pulang ke Surabaya, karena warga Porong lagi asyik-asyiknya demo di tengah jalan. So, jalan menuju ke Surabaya ditutup rapet, peeeet!

*Kucrut!*

Akhirnya kami menginap di sebuah villa milik salah satu tante yang tergabung dalam yayasan sosial tersebut.

Alhasil, Nie jadi sakit! Bukan salah si Tante yang punya villa, bukan salah 2 bapak yang ngobrol keras-keras, dan bukan salah bos yang menyuruh Nie ikutan trip to Situbondo. Ya, namanya juga lagi ngga fit!

Dan akhirnya, Nie dapet banyak "oleh-oleh" dari perjalanan ini: batuk, pilek, dan demam. Tapi, yang lebih penting, Nie dapet banyak hikmah dan berkat juga.
"Tante, kapan kita baksos lagi?"

25 February 2008

Anugerah Oscar versi Oma

Kalau di blog Nie yang satunya ada daftar pemenang Oscar, di sini Oma pengen menobatkan the BEST DRESSED and the WORST DRESSED, and,.. the BEST COUPLE.

And the winner for the BEST DRESSED is,...

PENELOPE CRUZ

And the winner for category THE WORST DRESSED is....

DANIEL DAY-LEWIS' (best Actor winner) WIFE - REBECCA MILLER

And,.. the BEST COUPLE is,....


SEAL & HEIDI KLUM

Selamat buat para pemenang.
Hadiah bisa di ambil di rumah saya, jalan Simolawang Surabaya :P

Aniwe, busway, kenapa baju-baju seleb yang hadir ke Academy Award kali ini banyak didominasi oleh warna Merah dan Hitam?? Hm,...

24 February 2008

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejadian yang bikin Nie mau nangis. Hampir tidak ada yang tahu kecuali temen sebangku Nie. Karena waktu itu Nie masih alim (cieee,..), Nie hanya menoleh ke belakang dengan wajah sesewot-sewotnya dan mengancam Budi dengan bogem mentah.

Parah kan?

Seorang temen malah punya pengalaman tali BHnya lepas pada saat dia harus nge-MC di sebuah acara ulang tahun. Alhasil dia harus menjaga tindak tanduknya supaya tidak terlihat kalau ada yang 'janggal' dengan dirinya.

Punya pengalaman serupa?

Nah, ada satu lagi yang lucu seputar bra yang Nie temukan kemarin: UKURAN BRA SELEBRITI DUNIA!! Kunjungi MrBra.Com

Lucu,.. lucu,....

22 February 2008

Ih, tersingguuuung

Sebel ngga sih kalo deket sama orang yang gampang tersinggungan. Sedikit-sedikit sensi, sedikit-sedikit be-te, sedikit-sedikit bilang nggak mood!

Lha kapan mood-nya coba?

Akhir-akhir ini lagi dikasih kursus ama Tuhan untuk lebih sabar menghadapi orang-orang yang kurang sabar. Kadang rasanya sudah pengen meledeak aja,… dhuaaaar!!!

Kadang rasa capek, be-te, apalagi kalo sedang flu seperti ini, sangat mendukung untuk membalas ke-be-te-an orang lain dengan ke-be-te-an yang lebih! Tapi, ternyata, untuk itulah saya ikut kursus. Ya, supaya jadi lebih sabar, supaya ngga gampang tersinggungan (dengan lebih belajar mengerti orang lain yang kadar tersinggungannya lebih tinggi), lebih bisa meredam gengsi (dengan lebih mau mengerti orang lain yang kadar gengsinya juga tinggi-tinggi sekali), lebih belajar untuk mengendalikan rasa BT (dengan melihat dan merasakan betapa tidak enaknya di-be-te-in sama orang yang sedang be-te) dan yang paling penting, belajar untuk menjadi sempurna.

Kira-kira sampai kapan ya Nie harus ikut kursus ini?

15 February 2008

Call me Lucky!

Kira-kira siapa yang paling beruntung di dunia ini?

Tiba-tiba pertanyaan ini popped up di kepala Nie. Entah atas dasar iri atau hanya sekedar bertanya, Nie pengen tau siapa sih yang paling beruntung di dunia ini. Mungkin karena banyak sekali orang-orang di sekitar Nie yang bisa Nie kategorikan ‘beruntung’.


Contohnya Mr. A yang berpendidikan tinggi di luar negeri, dapat pekerjaan di negara tempat dia berkuliah, dan sebentar lagi akan menikah dengan wanita yang paling dia cintai untuk kemudian kembali ke negara tersebut and live happily ever after.
Wuih,.. bikin iri!

Atau Ms. B yang sekarang bekerja di negara tetangga dengan penghasilan yang membuat koleksi tas Gucci-nya makin lengkap. Memang dia belum punya pasangan, tapi dia sangat menikmati hidupnya yang baru twenty something. Going out, shopping, excellent job and also excellent social life! What could be better than that?!


Or my favorite figure, seseorang yang Nie adore. Di usianya yang tergolong muda, Ibu satu ini sudah punya bisnis di sana sini. Bisnis yang terlihat saja sudah lebih dari tiga, apalagi bisnis yang tidak terlihat! Ada gossip beliau punya bisnis salon, butik, sampai jual beli tanah. Ibu ini sangat fashionable, menarik, berkhasrisma, very smart, dan of course, wealthy! Suaminya sangat mature dan well-known, punya job yang mantap. Walaupun tadi Nie bilang usianya masih tergolong muda, Ibu satu ini sebenarnya sudah tidak pantas lagi disebut muda, yet, beliau sangat outgoing. Konon, beliau adalah seoarang partygoer sejati! Begitu rumornya. Pokoknya hidupnya perfect, menurut Nie!

Hm, siapa ya yang paling beruntung?

Jadi teringat omongan nyokap. Semenjak Nie kecil, beliau selalu bilang gini:

Kita tidak perlu kaya raya. Tidak perlu punya mobil sepuluh, rumah mewah, dan bisa keliling luar negeri setiap bulan. Asal kita sehat, itu sudah cukup! Kesehatan itu tidak bisa dibeli dengan uang. Asalkan anak-anak mami sehat, mami sudah senang!


Terus beliau juga pernah bilang:

Melihat anak-anak mami tumbuh, lulus
kuliah, punya pekerjaan, hidup mapan, punya keluarga yang harmonis, dan, of course, cinta Tuhan, sangat membahagiakan! Semua ini membuat mami menjadi orang paling beruntung sedunia!


Akhirnya, Nie membuat kesimpulan kalau beruntung atau tidak beruntung itu tergantung bagaimana kita melihatnya. Ada orang yang kaya raya, yang uangnya melimpah ruah, tapi merasa tidak beruntung karena hidupnya selalu tercekam, diliputi rasa takut – takut kehilangan hartanya, takut tidak ada yang mencintai dia – kesepian atau sakit-sakitan. Yet, ada orang yang, yeah,… pas-pasan hidupnya (pas ngga ada duit, ada yang nraktir atau pas lagi sakit, ada temen yang ternyata dokter, jadi bisa check-up gratisan, heheheh….), tapi dia merasa sangat beruntung karena punya istri dan anak-anak yang suayaaang banget sama dia. Mereka hidup sederhana, tapi dalam kesederhanaan itu mereka malah saling membangun. Mereka semua sehat wal afiat. So, yeah, menurut mereka itulah keberuntungan!

Bagaimana hidup Anda? Kalau Anda sudah merasa beruntung, ya, syukur, tapi kalau Anda merasa belum beruntung, atau malah Anda merasa terlahir sebagai makhluk yang gagal, tidak layak dan a loser (or even a double loser!), nah, cobalah untuk melihat little positive sparks in your life.

Pernah denger ngga text seperti ini:


Kalau Anda bisa makan hari ini, berarti Anda beruntung, karena ada jutaan orang yang tidak bisa makan hari ini dan mereka pergi tidur dengan empty stomach.

Kalau Anda merasa lelah sepulang dari kerja, Anda beruntung, karena ada jutaan orang yang tidak punya pekerjaan atau yang baru saja dipecat dari pekerjaan mereka.


Kalalu Anda masih memiliki sehelai kasur untuk meletakkan badan dan melepas lelah, bersyukurlah, karena Anda adalah orang yang beruntung, sebab ada jutaan orang yang melepas lelah di atas aspal atau bangku-bangku taman
.


And many more similar sentences,….


Pasti ada something positive sparks in your life, karena Tuhan menciptakan semuaaaa orang sempurna adanya. Yap,… the good news is that you are NOT a failure – you are the best creature.
Congratulation, you are the luckiest person in the world!

Cara orang Cianjur say NO to Drugs


Beberapa hari yang lalu ada e-mail yang dikirimkan oleh seorang rekan kerja yang cukup untuk mengocok perut dan membuat ngantuk menjadi hilang seketika.

I wonder siapa yang punya ide atau konsep untuk membuat plang itu? PEMKOT kah (karena tertanda 'Pemerintah Kota Cianjur')? atau malah salah tukang cetaknya?
Seeorang rekan kerja ada yang berkomentar gini:
"Papan iklan ini bener laghe! maksudnya, orang-orang Indonesia diharapkan menjauhi narkoba, karena efek buruknya bagi kesehatan fisik, mental juga kesehatan kantong. Nah, orang-orang bule yang punya bisnis narkoba diharapkan menyembunyikan narkobanya supaya nggak ketangkap di Indonesia. Buat yang sudah buron, harap segera bersembunyi supaya tidak dibui!"

12 February 2008

Visit Oma 2008

Bulan lalu, sehari sebelum ulang tahun si Golda, dia bertandang ke Surabaya.

Agenda kami - Nie, Golda, K' Lisa dan Abang Ganteng Stefy - adalah:

Siang - Scene 1:
1. Stefy Jemput Golda dan K' Lisa di kos
2. Meluncur menjemput Tuan Putri Oma Nia :P
3. Haha-hihi sebentar
4. Meluncur ke Tunjungan Plaza Surabaya

Siang - Scene 2:
1. Di TP langsung menyerbu Sushi Tei (Abang Stefy kelaparan!!)
2. Memesan Sushi roll buanyaak,.. mpe kenyang makannya
3. Golda ketemuan ama mantan calon pacar pas SMA :P (yang ternyata datang membawa pacar sah-nya. Wah, Golda, malangnya nasibmu! Hahahahah)
4. Menemani Golda ke Starbucks, untuk melanjutkan kencannya yang tertunda bersama si calon mantan pacar PLUS pacar sahnnya.
5. Golda ditinggal! Nia, K' Lisa dan Stefy window shopping di SOGO.
6. Kak Lisa belanja swimsuit. Stefy belanja dasi. Nia ngileeer (huh!)
7. Golda kembali berkumpul bersama kami, dan kami pun melanjutkan belanja. Golda beli atasan lucu yang Golda banget gitu lhooo!

Sore menjelang Malam:
1. Ke Excelso Cafe
2. Golda digodain ama mas-masnya :P
3. Pesen! Nie pesen IRISH COFFEE (wih,.. wuenaaak,... uda lama ga minum ini!). Golda pesen tea. K' Lisa en Stefy pesen blended ice coffee. Makannya Oriental Chicken Salad.
4. Lagi-lagi Golda digangguin mas-masnya Excelco :P Kali ini, Stefy, K'Lisa dan Nia turut mendukung. hehehheeh
5. FOTO2!!! *wajib*
6. Membayar dan lagi-lagi Golda digangguin si mas (jangan2 naksir tuh!)
7. Ciao!

Malam:
1. Berkunjung ke rumah Nie
2. Golda dan Kak Lisa pesen tiket ke Solo di Airasia.com
3. Nganterin K'Lisa and Golda pulang, tak lupa mampir dulu ke kantor Nie di jalan Basuki Rachmat untuk ngambil barang.
4. Keliling-keliling daerah Surabaya Barat sambil memberikan guide tempat-tempat kuliner yang recommended
5. Mengantar K'Lisa and Golda ke Kos
6. Tot Ziens!

Ini FOTO KAMI:

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

10 February 2008

My Beloved Prince Charming


Ternyata pacar idamanku bukan dia,...

Sering kita bilang seperti ini, setelah lama berpacaran dengan seseorang. Mungkin kalimat ini adalah bentuk penyesalan secara implicit. Kita kadang mendambakan pacar yang berkecukupan, meaning dompet, tanpa mengenal musim, selalu tebal; bensin di mobil selalu terisi penuh. Ada juga yang punya pacar idaman yang sama-sama tukang ngoceh. ”Kalo gue dapet cowok yang diem, bisa mati busuk gue. Bayangin, gue yang cablak gini, trus pacar gue sedingin es. Aduh, nggak banget deh!” Itulah komentar salah seorang teman.

“Kalo gue pengen banget dapet cowok yang sabar dan bisa ngemong gue. Gue kan tukang marah, emosian, kalo pacar gue emosian, wah bisa ancur tuh!” Kalo yang ini, komentar Nie puluhan tahun yang lalu (cie,.. kayak ya udah setua apa aja.)

Ternyata pacar idaman tidak selalu menjadi kenyataan. Of course, it is fair enough, karena kita bukan Tuhan. Kita ngga bisa ngatur-ngatur seenaknya. Tapi, kadang, pacar yang selalu kita idam-idamkan tidak selalu turn out to be our prince charming yang bakal menemani kita untuk hidup happily ever after. In the end, pacar idaman itu ternyata bukan tipe yang cocok dengan kita.

Tidak perlu melihat ke kanan atau ke kiri, lihat aja Nie. Dulu, Nie sangat ingin punya pacar yang sabar. HARUS! Syarat itu kayaknya uda harga mati. Kenapa? Karena Nie orangnya emosian, meledak-ledak dan moody (fewh, what a combination!). Trus, Nie berasal dari keluarga yang sama meledak-ledaknya dengan Nie. Terutama bokap yang tukang ledak (baca: sering emosian). So, Nie, sangat tidak mau punya pacar, yang akan menjadi pendamping hidup Nie, yang emosian, tukang marah, tukang ngomel, moody, jahat,... etc.

Impian tinggalah impian. Akhirnya Nie pun takluk (yaiks, bahasanya) oleh pesona (aduh,.. apa sih bahasanya nih!) Bang Stefy. Padahal Bang Stefy bukan orang yang sabar, dia juga tukang ngomel. Malah kadang lebih cerewet dari Nie.

Lha, kenapa kamu milih dia, donk, Nie? Katanya mo cari yang sabar??

Nie pernah deket dan didekati oleh cowok-cowok yang sabar, yang sangat kebapakan dan selalu bisa tenang, damai, aman dan sentosa walaupun Nie sudah senewen dan marah-marah. Akhirnya Nie tau bahwa Nie ngga cocok dengan cowok-cowok seperti ini. Kenapa? Karena Nie cenderung jadi tukang ngatur kalo ketemmu dengan cowok-cowok sabar nan lemah lembut (baca: pendiam). Nie suka jengkel kalo cowok ngga punya suara dan suka ngikut aja.

Akhirnya, Nie pun terkiwir-kiwir (baca: terpikat) dengan Bang Stefy. Yang walaupun dia cerewet, tukang ngomel, kadang-kadang suka be-te (seperti akyu!), kalo marah nakutin, tapiiii,... dia selalu rasional, bijaksana, dan bisa mengontrol emosi. Nie jadi respect dengan orang seperti dia. Walaupun dia sering ngomel, tapi dia ngomel kalo emang Nie salah atau lagi nakal. Dia juga bisa be-te, tapi kalo dia be-te, emang ada sebabnya yang logis. Dan Nie pun jadi bisa menghargai dan menerima dia. Dan, akhirnya Nie ngga lagi jadi tukang ngatur, kadar Be-Teisme berkurang, dan lebih nurut.

Seorang temen akhirnya memilih dengan pria yang pendiam, padahal dia memimpi-mimpikan pria yang suka debat, cerewet dan bisa mengimbangi kecablakan dia. ”Gue ngga bisa, Nie, ma dia (cowok yang cerewet). Abisnya, tiap kali gue ngomong, selalu dipotong dan didebat abis-abisan ma dia. Mana dia ngga pernah mau kalah! Rese!” begitu jelasnya ketika Nie tanya kenapa kok menikah dengan Mr. Silent, daripada si cerewet yang adalah temen kuliahnya dulu.

So, siapakah cowok idamanmu? Punya kriteria cowok idaman boleh, tapi jangan mau dibutakan oleh kriteria itu, karena bisa jadi bukan cowok seperti itulah yang akan menemanimu seumur hidupmu, menghadapi suka dan duka, sakit atau sehat, selama-lamanya.

Ah, apa sih, Nie? Kok jadi Romantic MODE: ON?

Bole donk, kan bentar lagi Valentine :D

7 February 2008

Flawless!

Tau iklan Ponds yang berlanjut-lanjut sampai 5 seri?

Awalnya Nie menolak untuk melihat, karena terkesan cheesy dan diulur-ulur, hanya untuk menjual 1 product aja. Wah, tapi ternyata, setelah mendapat link dari Ade, Nie nyoba nonton. Dan, in result, ketagihan nonton lagi, lagi dan lagi!

Watch this!
(Hati-hati ketagihan. Buat yang ngaku romantis or sensitif, sedia tissue deh! :P)

6 February 2008

Imlek 2559

Wah,.. Imlek!

Imlek, buat Nie, is always about:
1. Angpao
2. Makan Enak
3. Kumpul keluarga
4. Angpao lagi,..

Hehehehe,...

Besok dapet angpao apa ngga ya? :P
Dari extended family to-be dapet ngga ya? huehueheu :P

Yang pasti besok pagi ke salon dulu, ah! Biar cantik! hueheuhuehe :D
(ya ampooon, sejak kapan Nie jadi genit geneee,...!! Ampun deh! :P)

4 February 2008

Dim Sum di Lan Hua, Mercure Surabaya

Hari Minggu Nie dihabiskan dengan santai dan santai. Pagi hari ke gereja GBI Alfa Omega, as usual, yet receiving unusual message. Nie belajar sesuatu yang simple, tapi meaningful, yaitu menjadi garam. Wah, bagus banget deh ceritanya! Nie akan post sharingnya soon!

Tidak seperti biasanya, kali ini Nie akan bikin review resto yang Nie kunjungi hari Minggu siang kemarin!

Bersama Stefy, Nie makan siang di Lan hua Chinese Restaurant (di dalam Mercure Hotel Surabaya). Sebenarnya kunjungan ini atas rekomendasi Mas Chan-Chan, yang bilang kalau Dim Sum di tempat ini MurMer (baca: Murah Meriah).

Kami datang sekitar pukul 13:00. Suasana padat merambat (kayak lalu lintas aja!), maksudnya biar ramai tapi tetap ada tempat duduk. Kami duduk di bagian depan, pojok, cukup dekat dengan kassa dan dapur. Tapi suasana nyaman dan tenang. Kalau orang Belanda bilang "gezellig!" (Location: 9)

Pelayan cepat tanggap dengan kedatangan kami. Setelah memesan chinese tea (mereka punya 3 jenis Chinese Tea: Oolong, Jasmine, and Crysanthemum. Kami pesan Jasmine), kami langsung memesan makanan yang tersedia di menu. Yak, kami order dimsum! Di dalam menu, hanya ada sekitar 30 jenis makanan dim sum yang tersedia (termasuk bubur). Tidak terlalu banyak menu-menu khas Dim Sum yang Halal. Seperti siomay, yang biasanya ada versi ayam dan babi, kali ini cuma ada versi Babi. Selain itu, ada satu troli (kereta dorong) yang berisikan makanan-makanan dim sum, yang tidak terdapat di dalam menu. Jadi bingung mo milih yang mana. Jumlah pelayan yang cukup banyak memudahkan kami untuk segera pesan dan HHC menanti orderan kami. Sayang sungguh sayang, kami perlu menunggu cukup lama sampai pesanan kami datang semua. (Service: 7)

Untuk makanan, okay lah! Tidak terlalu special. Hakauw udang memang terasa fresh, tapi agak sedikit hambar. Kaki ayam (cakar) juga terasa hambar, kurang may nyuus. Yang recommended menurut Stefy adalah bakso ikan goreng isi keju (walaupun rasanya seperti bakso ikan biasa yang digoreng, kurang terasa kejunya) dan steam pangsit isi kepiting dan hisit (seperti pangsit kuah). Kalau menurut Nie, paling enak goreng kacang hitam (tau sa) dan pisang goreng dan cakwe udang with mayonnaise. Rasanya unik! In general, makanan lumayan, tapi menurut Nie, paling recommended goreng-gorengan dan makanan manisnya. Yang steam kurang! (Food: 7.5)

Saatnya membayar! Kami menebak harga berkisar 100 - 200 ribu. Eh, ternyata cuma 90 ribu-an. Ya, mereka masih promo 50% diskon untuk semua makanan. MurMer!!! Padahal kami uda pesan menu yang mahal-mahal dan cukup banyak, 8 piring kecil. (Harga: 9)

So, kesimpulannya, Lan Hua cukup recommended di kala kita pengen makan Dim Sum dengan harga miring. Atau kalau kita pengen ngobrol sambil nge-teh dan ngemil yang enak-enak! Tapi, if you wanna taste the real Dim Sum, this is not the right place!

Coba aja, ndiri!

1 February 2008

Banjir lagi


Jakarta banjir lagi,..

Dulu yang katanya fenomena lima-tahunan, kok sekarang jadi tahunan ya?
Hayo,.. yang salah siapa?
Pilihlah jawaban di bawah ini:
a. Tuhan karena menurunkan hujan berhari-hari ga berhenti
b. Yang ngebuat busway (or trans jakarta, whatever you wanna call it)
c. Yang ngebuang sampah sembarangan
d. Yang ngebuat mall-mall tinggi
e. Emangnya gue pikiriin,..!!

Enjoy the picture, taken by Ade (Jakarta) - langsung dari TKB (tempat kejadian banjir).


Lokasi: Thamrin (dekat Plasa Indonesia/Plasa Sarinah)
Waktu: Pagi, pas berangkat kantor (bener ga de?)
Comment: Ade mpe kehujanan gara-gara took these picz.