29 August 2008

Kuis Siapa Dia

Coba Anda tebak, foto siapakah ini?


a. Bruce Willis
b. Demi Moore pas maen di film GI Jane
c. Gogon
d. Vin Diesel
e. Semua salah!



Bandingkan dengan foto sebelumnya,...








Jawaban yang benar: e, Semua salah!!

Buat yang belum pernah kenal, inilah Bang Tepy yang guanteeeeng itu. Hehehhe,...
jelas ganteng laaah,... kan Oma cantiiik :P hehhehehe

28 August 2008

1 hari

1 hari tanpa Bang Tepy, rasanya,...
  1. Be-Te, no real grown-ups I can talk to.
  2. Helpless, secara ngga ada yang nganter-jemput. Please let me know kalo ada cowok yang mau jadi pacar Oma for these 2 weeks. hehehhehehe :P buat antar jemput aja tapinya
  3. Left behind, he is having a fun, new chapter there. Oma? Hm,... masih looking forward to it.
  4. Bokek. Heheheh,... biasanya kalo ada Bang Tepy, biar bokek, tapi masih bisa makan enak. Hehehe,.. sekarang, ya makan di rumah mulu. God, please, please pleaseeeeee semoga besok gajian.
  5. Pusing. Belum beli external hard disc, MP3 player, soft case, kirim barang lewat cargo, HP, njual HP lama,... gosh,.. how I really need him right now.
  6. Kangen. Obvious! Do I still need to explain? :P
Jika 1 hari aja sudah ada 6 feelings, what will I have after 23 days??
Altho my math ain't that good, but I know what the answer is for 6 multiply 23.

Gosh,...

27 August 2008

berusaha

keinginan untuk sms, telpon, atau chat benar-benar harus dipendam dan dibuang jauh-jauh.

Karena itu salah, Oma!

Tapi kenapa si borokokok itu datang lagi, lagi, lagi, lagi, dan lagi.

Gobloknya Oma, kenapaaaaa masih can't get over him!

Dodol.

Di tengah kedodolan Oma, muncul lagu ini di radio

aku dirimu dirinya
tak akan pernah mengerti
tentang suratan
aku dirimu dirinya
tak resah bila sadari
cinta takkan salah

andai waktu bisa kita
putar kembali
jalinan cerita mungkin tak begini

meskipun terbatas
saling pandang
dan tak akan lebih lagi


Asyeem,....

Semoga setelah tanggal 19 dia tidak datang lagi, lagi, lagi dan lagi.

(tiba-tiba muncul bayangan Iphien bertanya: "is it really what you want?")

Sigh,....

Viva JS!

All my bags are packed
I am ready to go
I am standing here outside your door
I hate to wake you up to say goodbye


Inilah sepotong lagi yang menurut Oma sangat everlasting, dan sangat cocok untuk perpisahan. Hiks, jadi terharu!

Ya, Oma tadi pagi baru saja berpisah. Abang Tepy hari ini berangkat ke Belanda, tepatnya tadi pagi jam 10.40. Dia akan transit di KL, dan jam 12 malam baru berangkat ke Amsterdam (poor him). Yet, he will meet up my bro at KL.

“Lho, kok Stefy berangkat duluan, Oma?”
Iya, kan dia mulai kuliahnya bulan September awal. En fyi only, dia belum punya rumah. Jadi, misi dia ke belanda duluan adalah mencari tempat untuk berteduh (hueheheh,.. bahasanya rek!)

“Lha, Oma kapan berangkat?”
Insya Allah 19 September. Semoga semua lancar ya. Soalnya mpe sekarang visa belum keluar, although passport uda dikasih ke kedutaan Belanda di Jakarta. Tiket belum terissued, lha wong visa belum ada. Dan uang menipis,…. Hiks!

Aniwe, sekarang Oma berstatus JS, alias Jomblo Sementara. Hehehhe,… ---> ini bukan tawa bahagia lho ya! :D hehehhehehe,… tapi lucu aja istilah JS. Benernya ada niatan untuk cari pacar buat 3 minggu aja, ya buat anter-jemput gitu.

Hihihi,… cari pacar apa supir ya? :D

Aniwe,.. I’ll survive these 3 weeks. Soalnya kerja tinggal 1-2 minggu lagi, after that, I’ll be Cinderella. Bersih-bersih, packing up, masak-masak,.. do my hobbies!

Inilah beberapa agenda Oma untuk 3 minggu ke depan:
  1. Tetap kerja seperti biasa. Kalau biasanya pulang cepat, 2 minggu ke depan Oma akan lembur dan ikutan anak-anak kantor hang out after work.
  2. Nyiap-nyiapin buat keberangkatan. Beli setelan jas, beli underwear (hehehhe), ngepak barang untuk dikirim cargo, trus beliin oleh-oleh buat beberapa orang yang special
  3. Jalan ama temen-temen. Sudah dari beberapa minggu lalu Oma ditodong untuk bikin farewell party, atau paling ngga jalan bareng sebelum Oma ke Belanda. Oh,.. come on, people! Oma lho cuma pergi 1-2 tahun aja. I promise you, kalo Oma bakal pulang dan married di Surabaya :D (hehehehhe,.. uda ngomong married).
  4. Spend more time with my lil sis. Ya maen, ya masak, dan of course nonton WALL E!! Jangan sampek kehabisan!!
  5. Membaca. Ada beberapa buku yang WAJIB baca sebelum berangkat. Semoga bisa terselesaikan sebelum berangkat.
  6. Membereskan kamar. Membuang barang-barang tak penting, mengembalikan barang-barang kepada sang empunya (buat yang merasa Oma meminjam barangnya, plz inform me JAPRI. Suka lupa sih!).
  7. Bobok! Kayaknya selama 2 thn ini, stock bobok Oma menipis. Sering kurang tidur, sering begadang. So,… sebelum ke Belanda, Oma akan BOBOK NYENYAK! Soalnya di Belanda, pasti akan susah bobok lagi. Kerja, belajar, kerja, belajar, kerja,…. (back to workaholic-studyholic lifestyle. Sigh,…)
Weleh, setelah lihat agenda di atas, kok jadinya ga istirahat ya? Kok banyak juga ya yang musti dilakuin???

Weleh,… dasar Oma, si zuper sibuk.

19 August 2008

17-an yang sesungguhnya


Apa makna tujuh belasan buat kalian? Apa hanyalah sebuah repeated event yang terjadi setiap tahunnya, tanpa ada lagi makna dan rasa?

Tahun ini berbeda buat Oma, karena tahun ini adalah tahun dimana Oma menyadari apa yang hilang dari tujuh belasan di era millennium ini; yang membedakan tujuh belasan sekarang dari tujuh belasan di abad 19-an.

Seperti yang dulu pernah kita pelajari, saat kita masih manis-manisnya duduk di bangku SD, pahlawan yang telah gugur mendahului kita telah mengorbankan harta, bahkan nyawa mereka untuk membela bangsa dan negara Indonesia. Hingga ada kata ‘Merdeka!’ Pahlawan-pahlawan itu rela mengorbankan apa saja, meninggalkan anak istri, meninggalkan harta, dan berjuang sampai titik darah penghabisan.

Bandingkan dengan sekarang?

Coba sebutkan satu saja orang, petinggi di Indonesia, yang Anda yakini, 100%, rela mengorbankan apa saja untuk bangsa dan negara Indonesia: mengorbankan harta benda, keluarga, bahkan nyawa?

Jujur, Oma belum menemukannya. Ada satu-dua kandidat, tapi apakah Oma 100% yakin? Not really.

Lihatlah polah tingkah bapak-bapak petinggi yang terhormat sekarang ini. Adakah dari mereka yang rela mengorbankan harta untuk bangsa dan negara? Yang ada malah mereka mengorbankan dan merugikan orang lain untuk mendapatkan harta sebanyak-banyaknya.

Meninggalkan anak istri? Yang ada malah anak istri ikut kecipratan ‘berkat’. Tidak jarang malah istri dan gaya hidupnya yang menjadi pemicu, juga anak yang bergaya hidup sok-keren-karena-bokap-gue-pejabat.

Mengorbankan nyawa? Huh! Sudah ngga jaman! Lihat aja Munir, dia kehilangan nyawa, tapi yang menghargai dan mengenang dia lebih sedikit dibanding yang menghargai dan mengenang Alm. Soeharto.

Jadi, siapakah pahlawan masa kini? Dan apa kriteria untuk bisa disebuh pahlawan masa kini?

Akankah tolak ukur ‘rela mengorbankan harta dan nyawa’ masih up-to-date?

Anyway, Happy Tujuh Belasan! Kiranya pikiran dan hati nurani kita dimerdekakan, sehingga mulai sekarang kita bisa menentukan sikap untuk menjadi generasi penerus yang benar-benar rela berjuang untuk bangsa dan Negara.

Merdeka!


p.s. I love the pics!

14 August 2008

Mati Lampu Lampu Mati

Pernah ngerasain mati lampu?

Pasti yang asli Indonesia dan lahir besar di Indonesia akan angkat tangan, karena memang itulah Indonesia. Apa memang pemerintah pengen membuat 'mati lampu' ini sebagai trademark? :P Oma pengen curhat peristiwa suatu pagi, tepatnya minggu lalu. Cukup bikin be-te, tapi ya dibawa lucu aja deh. Here it goes,...

Subuh, kira-kira pukul 4, Oma kebangun karena kepanasan. Bukan karena AC rumah mati, tapi karena MATI LAMPU. Karena Oma zuper ngantuk, Oma pun malas untuk bergerak dan membuka jendela. Namun gejala mati lampu nampaknya tidak segera berakhir.

Akhirnya Oma mulai menggerakan badan, mengajak sendi-sendi berkompromi untuk bangun dan membuka jendel (karena kepanasan!).
Tapi, baru aja bergerak, tiba-tiba terdengar suara AC. Ngeeeeng,..... Eh, uda nyala! Tapi tidak sampai 2 detik, lampu mati lagi. Hadoh!!!

Oma pun makin bulat tekadnya untuk membuka jendela, membiarkan angin sejuk masuk dan membuai Oma supaya tidur lagi, barang 1 - 2 jam. Akhirnya, Oma pun membuka semua jendela dan mulai mengambil kipas. Kipas-kipas bentar, lalu Oma mulai ngantuk.
T

iba-tiba, lampu menyala lagi! Ya wes,... Oma biarin aja. Pokoknya tidur. Alhasil, Oma pun terlelap sampai weker bunyi. Jam 6.30


"Lho, jadi ndak ada air?!!" Suara nyokap terdengar menggema ke seluruh sudut rumah. Langsung Oma terduduk.

WHAT?
Ndak ada air.


"Masak di kamar mandi atas ndak ada air??"
"Ndak ada, bu. Kamar mandi atas kan sedang direnovasi." Begitulah conversation nyokap dengan pembantu.

MATI AKU! Begitu pikir Oma. Bayangkan,... masak ndak ada air??? Bisa ndak mandi donk!!
Oma lebih baik ndak ngantor daripada harus ngantor tapi ndak mandi. Tapiii.... Oma ndak mungkin ndak ngantor! Soalnya hari itu ada janji interview, trus mau talkshow di radio, trus ada janji ama Ketua Dinas Pendidikan, dan sorenya ikut lomba tujuhbelasan! Nah,.... lho,.... bisa diarak atau dipasung sekalian nih, kalo sampek Oma ngga ngantor!! TRUS, GIMANAAA DOOOONK???


Heheheh,... kelanjutan ceritanya bole ditebak deh :D Kira-kira, Oma ngantor mandi ngga? Kalo mandi, caranya gimana? :P

12 August 2008

Buku Sekolah GRATIS!

Buku Sekolah Elektronik?
Really? Di Indonesia??


Surprisingly iya.

Mulai tahun ini, pemerintah menetapkan bahwa buku paket yang dipakai di sekolah sekarang sudah tersedia secara online! Dan bisa didownload (diunduh, I always like using this word) secara GRATIS tis tis!!!
wah, what a big move!

Di negara belahan lain, yang secara infrastruktur sudah lebih baju (baca: matang), belum tentu ada buku paket sekolah elektronik. Altho mereka pasti kenal dengan istilah e-book. Jadi, ini adalah sebuah inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

But, are you sure ini sebuah inovasi? Oma, yang belajar untuk berpikir positif, melihat fenomena ini sebagai seorang bayi prematur, belum siap lahir. Inovatif, iya! Keren, iya! Tapi, apakah sudah siap? jawabannya: BELUM.

Kenapa?
  1. Bekerja di sebuah ISP, memberikan Oma kesempatan untuk melihat dan menganalisa keberadaan BSE (buku sekolah elektronik) dan proses mendapatkannya. Ternyata tidak lah semudah itu. Dibutuhkan waktu yang luamaaaaaaaaa. dan, ternyata banyak sekali dead link dan error link.
  2. Tidak semua sekolah memiliki koneksi internet. In fact, hanya sekolah-sekolah 'kaya' saja yang pada umumnya memiliki koneksi internet. Sedangkan, menurut Anda, siapakah yang membutuhkan BSE ini? Apakah sekolah-sekolah 'kaya' desperately need BSE? I don't think so. Mostly, sekolah-sekolah pinggiran, yang kurang mampulah yang membutuhkannya. Apakah mereka punya koneksi internet? Hm,... jawab saja sendiri.
  3. BSE akan sangat efektif penggunaannya apabila muridnya langsung yang mengakses. Tapi, apabila sekolahnya saja tidak memiliki koneksi internet, Oma yakin murid-muridnya pun juga tidak akan dengan mudah mengakses internet. So, untuk para murid, masih dibutuhkan ongkos fotocopy (duit lagi!)


Dengan alasan ini, D~NET, tempat Oma bekerja mengadakan sebuah kegiatan membagi-bagikan DVD BSE Gratis! Yang akan dilangsungkan pada tanggal 20 - 22 Agustus 2008. Caranya:
  1. Daftarkan sekolah Anda di website D~Net dengan mengisi formulir pendaftaran dan mencetak formulir tsb.
  2. Apabila Anda tidak memiliki akses internet, silahkan datang langsung pada hari H, dengan membawa surat keterangan dari sekolah.
  3. Datang pada hari H, tanggal 20 - 22 Agustus, mulai pukul 10:00 - 15:00 dengan membawa formulir yang sudah dicetak. Tempat pengambilan kantor D-Net Surabaya: Promenade Hyatt, Hyat Regency, Jalan Basuki Rachmat 106 - 128, Surabaya.
  4. Bagi Anda yang tinggal di luar kota, silahkan tetap mengisi formulir pendaftaran, dan Anda akan dihubungi oleh staf kami.
So,... buat teman-teman yang punya anak, adik, sodara, atau siapapun yang berminat dengan BSE ini, bisa langsung isi form pendaftaran atau tanya infonya ke D-Net (031) 548 0500.

Chinese Love Story

Iseng-iseng blogwalking, karena hari sudah semakin siang, dan perut sudah semakin lapar. Akhirnya, mata oma berhenti pada posting-an Mr Pinokioze.

Sebuah cerita tentang cinta, yang mungkin terdengar classic atau ada yang lebih tega menyebutnya kampungan. Tapi, buat Oma, cerita ini adalah sebuah inspirasi untuk mencintai seseorang dengan sepenuh hati, unconditionally. Dan, satu lagi, sebuah inspirasi untuk setia sampai mati (jadi ndak berlaku tuh lagu S.H.E yang 'Selingkuh Sekali Saja').

Here it is,... enjoy.


Satu kisah cinta (Love Story) dari China dan yang cukup menyentuh. Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad. Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.

50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin ....

Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak....

Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua.....Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.

Complete story...>>

Thanks Mr Pino for the inspiration

7 August 2008

Omanya Oma

Di waktu ku kecil, gembira dan senang
Tiada duka kukenal, tak kunjung mengerang
Disore hari nan sepi....ibuku bertelut
Sujud berdoa ku dengar namaku disebut

Di doa ibuku, namaku disebut
Di doa ibuku kudengar, ada namaku disebut

(by Nikita)

Sepenggal lagu ini adalah lagu favorit my Grandma, almarhumah Grandma (penggunaan kata 'Grandma' bukan mau sok jadi Cincha Lawra, tapi karena ntar takut salah pengertian antara Oma dalam arti sebenarnya atau Oma Nia).

Kemarin, tanggal 6 Agustus, jam 08.30 WIB Grandma menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Cukup mengejutkan.

Jadi teringat mimpi Oma yang terakhir, sekitar 2 minggu lalu:

Grandpa (yang in the real life actually juga uda meninggal 4 thn lalu) datang, masuk ke kamar Grandma. Oma kaget dengan kedatangan Grandpa yang kali itu mengenakan batik berwarna biru. Oma pun bertanya "lho, grandpa mo ngapain di sini?" Grandpa menjawab "Mau jemput Grandma." Dan Oma pun melihat Grandma beres-beres baju, masukin ke koper.

Sedih, memang.

Namun melihat Grandma akan pergi ke better place, Oma pun berusaha mengusap air mata dan berlagak tegar.

Goodbye, Grandma

4 August 2008

Bahagia is....

Bahagia versi Oma

After membaca blog si Donkey, Oma jadi berpikir, gimana atau apa yang bahagia versi Oma.

So, after thinking for a while, inilah kesimpulannya:

Menurut Oma, bahagia adalah,...

1. Perfect morning. Dimana Oma bisa bangun (tidak terlalu pagi, tapi tidak terlalu siang) dan disambut dengan suasana yang tenang (hanya mendengar tiupan angin dan suara burung, melihat sinar matahari masuk ke kamar). Begitu bangun, langsung siap-siap jogging dan berangkat! Setelah jogging 30 menit, kembali ke rumah dan menyiapkan breakfast (bread atau cereal, fresh juice dan secangkir fresh coffee). Setelah itu? Apapun yang terjadi, Oma akan tetap tersenyum, because I've already had a perfect morning. Sayang, hal ini jarang terjadi, apalagi kalo uda di Indonesia. So, for now, quite and organized morning sudah cukup membuat Oma bahagia.

2. Quite day. Once in a while, Oma sangat membutuhkan yang namanya quite day. Jadi, tidak ada gangguan, tidak ada telpon berdering-dering, tidak ada deadline, tidak ada suara-suara menjengkelkan. Pokoknya tenang. Oma jadi bisa bermeditasi, berdoa, baca buku, tidur, bangun, baca buku lagi. Pokoknya tenaaang banget.

3. Beauty day. Meskipun tidak essential, Oma sangat enjoy saat-saat nyalon di rumah. Creambath sendiri, berendam kaki dengan bath salt, scrubing, luluran, maskeran.

4. Menghabiskan waktu seharian, kalo bisa semingguan bersama Bang Tepy. "Ndak bosen, Oma?" TIDAK! Selaluuu aja ada hal seru yang Oma bisa lakukan bareng Bang Tepy. Mulai dari nonton, masak, bikin DIY, nonton DVD, maen puzzle, cerita-cerita, dan masiih banyak lagi.


5. Ketika dipeluk oleh Bang Tepy. Oma pernah baca kalo pelukan itu bisa mengurangi stress. Entah itu benar atau salah, tapi apapun kesusahan, kejengkelan dan ke-be-te-an Oma hari itu, begitu dipeluk, rasanya hilaaaaang semua yang jelek-jelek. Pulang meeting, dimarahi boss, begitu dapat pelukan, yang lamaaaaaa, rasanya sudah lupa deh!

6. Feeling adventurous. Ketika Oma melakukan hal-hal gila, misalnya seperti dugem kemarin. Setelah sekian lama, dan akhirnya dugem lagi, dan bertemu dengan teman-teman (baru) yang ZUPER gila. Tyus kayak tadi, pulang dari acara training, no car and males naek taxi. akhirnya nebeng naek motor, tapi helmnya ga helm standard (a.k.a helm ciduk). Jadi agak kucing-kucingan gitu ama polisi. Trus ketika di awal proses belajar mobil, Oma memberanikan diri untuk nyetir di jalan tol. Wow,... rasanya adrenalin ini naek deh!

7. Yang terakhir, bahagia adalah bertemu dan experience the same DieKa family. I miss them! Dan my Limanto family, especially when my parents don't argue, my lil sister doesn't nag and my lil brother doesn't overact.

So, kalo kalian,.. apa bahagia menurut kalian?

1 August 2008

Tanya Kenapa: Anugerah

Bencana Anugerah terindah yang pernah kumiliki


Pernah ngga kalian mendapatkan sesuatu yang seharusnya adalah anugerah luar biasa, tapi buat kalian adalah bencana dan ketakutan?

Me-Nge-Ri-Kan!

Jadi, gunakan anugerah itu sebagaimana mestinya - pada tempat dan waktu yang tepat - dan nikmati keindahanya. Kalau salah waktu dan tempat, ya jadinya gitu,... Me-Nge-Ri-Kan!

Snappie?