31 October 2008

Ich spreche Deutsch nicht

Not knowing what it really means, Oma bangga nama Oma tercantum di website sebuah Deutsch consulting agency. Kayaknya ini pas dulu Oma en kelompok DIESCOM menang report dan presentasi terbaik deh. Thanks to Agilent!

Internationales Projekt "DIESCOM 4" abgeschlossen

Vor wenigen Tagen ging das mittlerweile zum 4. Mal durchgeführte, internationale Projekt "DIESCOM" zu Ende. Der Fachbereich Kommunikationswissenschaft der Universität Duisburg-Essen sowie die niederländische Fachhochschule "InHolland" mit Sitz in Diemen kooperieren seit einigen Jahren, indem jährlich ein Projekt zum Kommunikationsmanagement mit rund 40 Studierenden beider Hochschulen realisiert wird. Im Semester 2005/2006 stand - wie schon im vergangenen Jahr - das Thema "Corporate Events and their Implications for internal Communication" im Mittelpunkt.

conex, seit Beginn der DIESCOM-Projekte im Jahr 2001 dabei, unterstützte auch diesmal tatkräftig - durch inhaltlichen Input, nicht zuletzt aber auch durch den "conex-Consulting-Excellence-Award", mit dem die beste Projektarbeit gewürdigt wird.

In diesem Jahr ging der conex-Award an Andres Frese, Karin Schlitt, Ramona Kopec, Maria Goldameir, Nathania Limanto und Doreen Ma Yaoyao für ihre Case Study bei Agilent Technologies. Das Team hatte sich die Corporate Events des Unternehmens näher angesehen und aufgezeigt, in welcher Weise eine weitere Professionalisierung zur Optimierung der Unternehmenskultur beitragen kann. conex gratuliert den Preisträgern und bedankt sich bei Studierenden und Dozenten für ein interessantes und lebendiges Projekt.

Source: Di Sini

Ini foto Oma dan teman-teman: tiga orang yang di sebelah kanan tuh orang Jerman. Hm,... Ma Yaoyao kemana ya?


Woops,.. Oma ngeblog juga deh! padahal rencananya mo belajar :(

Back to work, Oma

Berdoa 'toek Oma

Hadoh,...

Abis gini Oma harus libur dulu, ndak bisa apdet-apdet Blog, karena BANYAK TUGAAAASSSSS!!!!

Next week Deadlines:
1. Business Writing - Individual (Writing Proposal Essay)
2. Business Writing - Group
3. Communication Strategy/Plan for Unilever and Wellada Acquisition

Next two weeks Deadline:
1. Research Proposal

And some more assignments coming,..

Kenapaaaaa Oma kok dulu antusias banged mo kuliah Master??? Sekarang agak nyesel nih! Bener-bener no time to breath. Mana dadakan semuanya. Coba tau dari minggu-minggu lalu :(

Hiks,.. doain Oma yaaa

Anyway, to cheer you up, ini ada beberapa foto dari aktivitas Oma minggu lalu.


Belanja di pasar terbuka - open market

Makanan kesukaan Bang Tepy - Kibbeling met Knoflook Saus

Oma en Bang Tepy (dipoto ma Prisca)

Ulang Tahun Tina

Nyanyi di Gereja bersama sejumlah orang Afrika dan nyanyi 2 lagu Afrika en 1 LAGU INDONESIA. heheheh,.. I taught them lagu 'Bapak Abraham, mempunyai,.. banyak sekali anak-anak!" hehehehhe

Lalu masak-masak dan makan-makan di rumah Prisca yang nyuamaaaan

Ini menunya: Ayam goreng saus Orange, Tempe goreng dan Sapo Sayuran

Dan ditutup dengan belajar bersama (baca: gosip bersama, heheheh)

See you next week, yaaaa

Have a nice weekend!! Wish me luck :P

28 October 2008

2 Jenis Student - kamu yang mana?


Menjadi student lagi di Belanda, Oma melihat beberapa realita; ada realita baru, ada realita lama yang terulang kembali. Tapi semuanya menarik, semuanya worth thinking over


Di kalangan Master students dari Indonesia, seperti Oma, ada dua jenis student: scholarship and self-financed. This year, students yang ada di the Hague kebanyakan adalah mereka yang beruntung mendapat beasiswa. Kayaknya cuma ada 4 students aja yang self-financed, termasuk Oma.

Some days ago, ada seorang teman yang mengatakan "Oma di sini self-financed atau beasiswa?"

Oma: self-financed, mas. Unfortunately. Susah dapetin beasiswa.
Mas Tono (bukan nama sebenarnya): Ah, tapi lebih baik self-financed, Oma. Kita jadi lebih bisa menghargai uang, so, ndak seenaknya aja menghamburkan uang.

Ada benarnya, kali ya? Oma baru saja melihat realita ini, mungkin karena dulu pas kuliah S1 ndak ada yang dapet full scholarship. Sekarang, melihat teman-teman yang actually lucky enough to get the scholarship, malah menghambur-hamburkan kesempatan yang mereka dapat. They are silly enough to waste the chance.

Benar juga kata Mas Tono, mungkin kalo self-financed seperti Oma, every cent is worthy. Makan aja mikir cari yang murah muraaah.

Eits, tapi ndak semua anak scholarship seperti itu lho, ada yang benar-benar menghargai every cent they receive dan make the most of it. Good for you!

And then we move to Bachelor students dari Indonesia. Lagi-lagi ada dua jenis student, I will call the first one is student yang jalannya lurus dan, the second is student yang jalannya berkelok-kelok.

Kenapa Oma mengidentifikasi dua jenis student ini dengan bentuk/pola jalan? karena jalan, gimanapun bentuknya, akan menuntun mereka ke sebuah tujuan yang sama (hopefully).

Student yang berjalan lurus, adalah mereka yang datang ke negeri kincir angin ini purely untuk belajar dan mencari pengalaman. Mereka siap ditempa, dibentuk untuk menjadi pribadi yang lebih baik - dengan apapun caranya. Mereka inilah yang rela cari kerja part-time, membabu-buta di malam hari; belajar dengan giat, hardly miss the deadlines, dan pecinta diskon! Heheheh,.. jadi ingat-ingat masa kuliah Bachelor dulu (ya ga, ulm?).

Yang kedua, jenis yang berkelok-kelok. Mereka datang dengan sebuah motivasi, yang pastinya BUKAN untuk belajar. Mencari pengalaman, memang iya, tapi pengalaman apa? only God knows! Mereka study not hard, but party verryy hard. Cewek-ceweknya ikutan merokok, BUT dengan gaya please-look-at-me-I-am-smoking, yang jelas-jelas membuat mereka terlihat bukan seperti natural or social smoker, tapi look more like a show-off smoker. They smoke supaya terlihat cooool!! Gaya mereka lebih Belanda dari pada orang Belanda asli. As they party hard, they shop hard juga. Kebiasaan di Indo dibawa sampai sini. Belanja barang-barang merek, menenteng-nenteng tas yang harganya puluhan juta rupiah, dan beli baju and accessories yang unnecessary tiap kali kalo diundang party. Again, semua ini dilakukan untuk show-off. Finally, ini adalah sebuah fakta yang baru Oma dengar tadi siang, students jenis ini sangat suka menyebutkan asal-usul keluarganya: bapak gue sapa, nyokap gue sapa, gue keponakan bapak menteri sapa, kakek gue dulu kepala apa di mana, en so on, en so on.

Bahkan, ada sebuah sumber yang mengatakan bahwa kalo lagi party (baca: dugem), persiiss seperti yang kita lihat di TV. Ada cewek-cewek yang bertengkar memperebutkan seorang cowok, sampek siram-siraman minuman dan bentak-bentakan. Ada yang langsung one night stand. Ada yang langsung kissing and making out ama cowok bule yang baru dikenal. Ada yang malamnya tiba-tiba pulang ama cowok tak dikenal. Weleh,... kalo tau gini ngga usa nonton Gossip girl atau One Tree Hill ya? hehehheeh :P

Student jenis berkelok-kelok ini adalah sebuah fenomena baru. Dulu, segila-gilanya temen-temen Oma, ndak sampek segininya. We did party some times. Some of us did smoke. Some of us liked shopping and dressing up. Tapi, at least, they were not going mad. We still loved our study, rite?

Hm,.. anyway, busway, at least these two kinds of Bachelor students have similar goal: to graduate as a Bachelor student. Ya kan?

So, if you are a student, which one are you? Semoga Anda berada di posisi yang benar.

Selamat belajar, students.


Anyway, ini ada foto Oma bersama teman-teman abis pulang kelas. Background: Kampus the Hague University


Dan yang ini foto Bang Tepy bersama teman-temannya di Breda


27 October 2008

Lempar batu, sembunyi apa?

Kalo orang Indo bilang "lempar batu sembunyi tangan" artinya tidak bertanggung jawab setelah berbuat. Tapi, gimana kalo Tuhan yang ngelempar batu?

Lagi-lagi ada sebuah artikel menarik dari sini, yang membuat Oma termenung dan mengingat sang Pencipta.

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya itu, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu, lalu bekerja kembali. \"\"Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun mendapatkan hasil yang sama.

Tiba-tiba ia mendapat ide, Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah temannya tadi. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, sekarang temannya menengadah ke atas. Dan pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

Tuhan kadang mengijinkan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan berkatNya, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu ingat akan Dia, Tuhan menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.

Kata Tuhan "Nih, Gue lempar batu kecil, Oma!"

Pletuk! (bunyinya)

Kata Oma "eh iya, ampun Tuhan!" *sambil nengok ke atas*

Confessing and surrendering mode: ON

26 October 2008

British

Although last week, there were some people saying that I have an American accent, this afternoon, Ruan Crew told me that my accent sounds (quite) British to him (I was assigned to reading Bible verses during the Sunday service).

Hehhehe,.. I am so happy!

I hope some other people will notice that soon.

Hurray,.. Oma bisa ngomong gaya British, walaupun belum bener-bener sound British. Ayoo,.. belajar lagi. heheheheheh

Oma = obsessed with everything British

24 October 2008

Takut

Untuk pertama kalianya, Oma takut nikah

Hari ini Oma denger dua orang cerita tentang pengalaman pacaran more than 6 years, dan akhirnya memutuskan untuk menikah - live happily ever after- tapi after some years, mereka decided to get divorced.

Is it normal? to hear TWO stories with the same theme, same storyline, in ONE day?

Takut nikah.

Kata temen Oma tadi, ekspektasi kita pas pacaran ama pas nikah beda.
Pas nikah lebih dalem, lebih kompleks ekspetasinya.

Siang ini

Pas di jalan pulang, Oma mikir
dan nulis shout di FB "wanna runaway, but officially no longer can"

Iphien pun commented on it
"Kamu bisa ngga bayangin hidup dengan Stefy?"
Pertanyaan persis sama, yang Oma ajukan pada Iphien beberapa bulan lalu.

Minggu lalu, ketemu teman lain lagi, dan kami membicarakan peristiwa divorce-nya dia, yang baru aja terjadi awal tahun ini.
Dia bilang sih karena emang dari awal uda ga cocok.
Mereka bertahan karena anak semata wayangnya mereka.

Sigh...

Kali ini Oma serius, Oma takut nikah.
Dan nampaknya hari ini topik nikah hilang dari pembicaraan Oma dengan Bang Tepy. Padahal biasanya Oma selalu heboh, seru, dan excited untuk ngomongin rencana nikah.

Takut.
Dan takut bilang Bang Tepy juga.


p.s. menjawab pertanyaan Iphien, jawabannya BISA! Tapi, the question is: will my marriage turn out to be a good one? or will it suck like any other marriages?

23 October 2008

Main Bola Cat

PAINT BALL


Hari Sabtu kemarin, Oma dan beberapa orang-orang gila, kurang kerjaan, dan butuh hiburan - sama seperti Oma - pergi ke sebuah desa bernama Aalsmeer, ngga jauh dari Amsterdam. Kami bermain Bola Cat - alias PAINT BALL!!!

Lihat muka-muka kami yang baru berganti baju. wekekeke,... uda kayak teroris kelas teri gitu. hihihi


Benernya, rencana kami ber-paint ball ini adalah rencana untuk menembaki si birthday boy, Lukas. hehehhehe,... lihatlah si cute Lukas dengan costume pink nya. kiyut abis kan?? hehehhehe


Ini full team, tapi Ardy, Harboed en Lukas lagi ga ada. wekekekke,... biarin! :P

Seru,.....

Tapi sepulangnya dari paint ball, Oma bener-bener super tired. Besoknya malah kupingnya buntet, mampet, budheg. Payah deh!

Entah itu gara-gara winter atau gara-gara paint ball.

13 October 2008

I know what I did last weekend

Last weekend,...

Oma bisa bilang kalo last weekend was the BEST ever.

Started on Friday, Oma en Bang Tepy nginep di rumah Crew Family. It was great! We had fun, especially with the kids. Maen bola, Bang Tepy maen sepak bola, nonton free entertainment like watching Break-Up with Ruan en Lisette dan nonton the kids nari-nari di rumah. SERU!



Saturday morning, kami bangun pagi-pagi, had an English breakfast, en off we go ke Haagsche bos. Jalan-jalan, sambil say Hai to the Queen (meaning: kami walked pass Queen Beatrix' residence). Nature-nya TOP BANGED!!! Autumn is really coming









Setelah hampir 1 jam-an kita berjalan berkeliling di hutan kecil (Dutch: bos), kami akhirnya keluar di dekat sebuah Kantor Polisi, masih di Den Haag. Dan kami menuju kantor polisi itu.

Ternyata di sana lagi ada Open Day (gila,.. kapan coba ada Open Day di Kantor Polisi di Indo??!!) hehehehe

SERUUU abieeess!!!




Bang Tepy di dalam penjara (ini bener2 penjara belanda, lho!!!)


Weekend masih bersisa 1 hari: hari Minggu. Sepulang dari Crossroad, kami makan siang di Nam Tin - Dim Sum. Asyik, seru,.. dan akhirnya Oma sudah bisa berbaikan dengan diri Oma sendiri. Jadi ndak be-ete hari ini.


Pulang dari Dim Sum, Oma en Bang Tepy berjalan-jalan ke Amsterdamse Bos, sambil menurunkan lemak-lemak Dim Sum. heheheh,... Cukup jauh sih jalannya. Bangga juga. Altho setelah jalan lumayan lama, kami duduk dan makan es krim. Hihihi,.. es krim berlemak juga kaleee :P


Malamnya, untuk menutup weekend yang perfect, kami, Nita, Ardy, Oma en Bang Tepy, bermasker ria! Uhuy,...



12 October 2008

You Never Let Go

Mpe sekarang, Oma is still overwhelmed by this song.

Beautiful song, sweet lyric, good music,... keren deh!

Ni lagi berusaha diapalin :)

Enjoy the video,...



Buat yang pengen liat liriknya or pengen tau story behind me finding this song, please click here

8 October 2008

Update Me!

At least that's what I heard last night. Yap,.. blog Cerita Si Oma pengen di-update! hehehhehe

Uda beberapa saat Oma ndak bener-bener nge-update. Hm,.. mungkin karena sibuk. Mungkin karena males. Entah apa,.. tapi yang pasti akhir-akhir ini semangat hidup menurun. parah ya....

Berawal dari perasaan Den-Haag-Berberda-Dari-Amsterdam. Semuanya kayaknya Oma banding-bandingin. Ya kota nya, ya suasananya,.. semua deh. Kayaknya semuanya bedaaaa banged dari Amsterdam. Lama kelamaan Oma jadi be-te sendiri.

Untunglah perasaan be-te itu segera tergantikan dengan teman-teman yang asyik, asoy-geboy, yang bikin ketawa, dan roommate yang baik hati dan tidak sombong. Oma sekamar ama cewek Vietnam, yang tidak bisa bikin Lumpia Vietnam. hehhehe,... Namanya Quyim. Oma mah panggilnya quim quim gitu,...

Quyim orangnya diem, tapiii dia hobi banged sauna! hehehe,... masak pertama kali Oma ma Bang Tepy melihat kamar, yang muncul duluan bukan Quyim nya, tapi hawa panasnya. Serasa di Indo, bow! Quyim suka nyetel Heater ampe pol-polan panasnya!! Tapi setelah beberapa hari Oma di kamar itu, Quyim akhirnya mengalah. Nah, gimana ngga mau mengalah, kalo tiap malam Oma selalu kebangun sesak nafar, karena Quyim sneakingly nyalaiin Heater ketika Oma tidur.

Ck ck ck,...

Talking about friends, neighbour Oma juga baek-baek. Ada Mas Prabu dan Mas Yon yang tinggal di kamar 159, yang tak lain dan tak bukan adalah pos-nya anak MICM. Eh,.. Oma tinggal di kamar 161. Trus ada Leony cewek Cina yang tinggal di kamar 162. Ada Rulie en Mas Kunto. Trus beberapa temen-temen Afrika juga ada di lantai ini. Trus ada anak Bachelor bernama Timmy yang soooooooo sweeeeeeeeeeett. Pengen dicubiiit aja rasanya,.. sayang dia anak orang. hehehehhehe. Selain temen segedung, ada lagi temen-temen lain di Den Haag yang membuat hati senang, riang dan bergembira. Kayak hari ini,... Oma diajakin berenang ma Novi en Sharleen.

Classmates juga asyik! Rameee,.. heboooh,........ Kalo kalian merasa Oma ini cerewet, ada orang-orang di kelas Oma yang cerewetnya 3-4 kali lebih lebiiih dari Oma. hehehhe,... Oma bisa dibilang golongan diem di kelas.

Basically,.. Oma quite enjoying herself. Except financial issue. Kadang masiiih aja kepikir. Masiiih aja kuatir.

Tapi kalo uda kuatir-kuatir gitu, Oma langsung berdoa dan inget janji-janji Tuhan dalam hidup Oma.

So,.. people,... I still do need your support en prayer. Jangan sungkan untuk SMS, e-mail atau comment di blog ini. Karena Oma bener-bener membutuhkan dukungan kalian untuk menjalani kehidupan Oma, at least, untuk 1 tahun ke depan.

Agenda malam ini: Fellowship di rumah Crew Family. Yipeeee!!!!!

3 October 2008

Gimana sekolah?

Mungkin karena Oma nulis di blog about going to School, banyak yang nanya hari ini "Gimana rasanya sekolah lagi?" atau "Gimana tadi sekolah?" atau "Gimana hari pertama kuliah?"

One answer for all is not too bad actually.

Hari pertama Oma adalah keliling kampus, trus dijelasin tentang kuliah secara keseluruhan, trus tugas-tugas selama kuliah, trus thesis (gosh!!), dan kenalan ama temen-temen.

Nice,....
Semuanya nice.

Kayaknya I am going to have fun.

Thank God!

Unless one thing that was not fine.

I ate pork!!!!

#&!$?2*&!

So,.. ceritanya tadi kan dikasih lunch. Ada bagian yang bertuliskan 'halal' trus ada bagian yang tidak ada tulisan halal. Nah, di bagian yang bertuliskan 'halal', semuanya berdaging. Oma malah ga tau itu daging apa? semuanya merah-merah. hm,....

Trus, Oma lihat roti berisikan keju, di bagian yang tidak halal. Oma langsung assumed kalo orangnya cuma salah taroh.

Ya udah, Oma langsung makan aja tuh roti keju (which I thought was the safest and the best choice for lunch). Nah, pas makan tuh Oma lagi ngobrol ama Mario, cowok dari Colombia. Tengah-tengah makan dan ngobrol, Oma mulai ngerasa something strange about the bread.

Akhirnya Oma cium-cium baunya, en, ternyata ada pate babi (since it is located in the non halal area).

GOSSSHHHH!!!!!!

I was about to throw up but then I decided not to.

I was not going to ruin my perfect, first school day.

Wish me luck for my coming year, my one and only year of Master of International Communication Management.


Next year, around this time, I would be Nathania Limanto, BComm MComm.

Nailed it!! :)

2 October 2008

1 October 2008

Similarity between Nia and Peyton

Masih ingat kalo Oma suka nonton One Tree Hill?

Yap, sekarang Oma uda nonton mpe season 5. Hehehe,.. kali ini lebih seru, karena selain cerita Season 5 lebih keren, Oma nonton season 5 bareng ama Ardy, Nita en Stefy. Heheheh,…. Jadi lebih rame dan meriaaah!

Some times before I left to Holland, Oma nonton OTH (one tree hill) season 4. Ada satu episode yang membuat Oma mengangguk-angguk dan kayak pengen ber-high-five ama Peyton.

In this episode called ‘Resolve’, Lucas Scott said something, about Peyton:

Sometimes pain becomes such a huge part of your life that you expect it to always be there, because you can't remember a time in your life when it wasn't. But then one day you feel something else, something that feels wrong, only because it's so unfamiliar. And in that moment you realize you're happy.

Oma mengangguk-angguk.

Ketika 6 tahun berturut-turut Oma berteman baik dengan masalah, problema dan kesedihan, nampaknya Oma sudah lupa bagaiman rasanya benar-benar bahagia.

Beberapa hari ini, hidup rasanya enak. Ada Stefy. Sementara uang masih ada, walaupun sudah menipis dibuat beli ini itu. Makan masih enak, karena suka ditraktir Ardy Nita en dimasakin Ardy Nita. Tidur masih nyaman, karena sementara uang kamar sudah tercover. Sekolah masih nyaman, secara belum mulai gitu lhoo… Roommate enak, orang Vietnam (sayang ngga bisa bikin lumpia Vietnam! :P).

Ketika semuanya ‘enak’ seperti ini, muncul suatu perasaan unfamiliar, yang setelah ditengarai, Oma suspect that I might have one of these feelings:

1. Happiness – sudah lupa rasanya gimana. Tapi mungkin karena semua enak, inilah yang namanya happiness.

2. Before conflict phase – secara sudah 6 tahun berkutat dengan masalah, Oma merasa apa yang Oma alami sekarang ada appetizer sebelum Oma mendapat masalah berikutnya

3. Dream – Oma hanya bermimpi dan suatu saat Oma akan bangun dan mendapati bahwa hidup tidak seindah ini.

Call me devastated.

Call me pathetic.

Call me negative thinker.

Call me a loser, coward, or anything.

Karena memang Oma takut. Soo.. many bad things have happened in my life, and now this new challenge?

...

...

I am ruined inside, friends.

Traumatic, scared, neglected….

Sigh….


p.s. I write similar post at my other blog

Happy Lebaran buat semuaaa