27 July 2007

Aku menang,...

Aku bisa,...

Ternyata, Nie bisa mengalahkan emosi dan rasa sebel
Ternyata, Nie lebih kuat daripada bad mood yang menggangu
Ternyata, perasaan menang tuh lebih enak daripada be-te seharian
dan ternyata, mengampuni bikin bobok lebih nyenyaaak,...

Ah, whatever you believe you can or you can't, you are right!!

I believe I can, and I AM RIGHT

thanks GOD

23 July 2007

Lagi stress? Mo' mati??

Akhir-akhir ini Nie merasa tersindir dengan keberadaan artikel-artikel yang membahas masalah stress (Nie, bukannya kamu harus berterima kasih karena diingatkan untung nggak gampang stress?).

Hehehe,.. tersinggung atau bersyukur biarlah itu jadi pergumulan pribadi Nie, hehehe, tapi kali ini Nie pengen share 5 fakta seputar stress:

1. Stres dikenali menjadi ‘pembunuh nomor wahid' dewasa ini. The American Medical Association mencatat bahwa stres menyebabkan 80-85% penyakit pada manusia dan pada akhirnya menggiring pada kematian akibat penyakit tersebut.
2. Pebisnis di Amerika sono dirugikan US$ 200 miliar- US$ 300 miliar per tahun akibat stress
3. Sejumlah studi menunjukkan bahwa stres dapat mengurangi kekuatan sistem kekebalan tubuh.
4. Wanita yang gampang stres berisiko menimbun lemak di perut (sebuah studi di Yale University, New Haven, Connecticut, menemukan bahwa 42 wanita dengan kasus kegemukan, pada lemak di bagian perut mereka (bentuk apel) mensekresi lebih banyak hormon stres ketimbang mereka yang membawa kelebihan bobot di pinggulnya (bentuk pear). Sudah diketahui bahwa orang dengan bentuk tubuh apel lebih berisiko terkena gangguan jantung.)
5. Berpelukan adalah obat stress yang mujarab (http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=1328)

Jujur Nie jadi takut setelah tau bahwa stress itu bisa mematikan, karena Nie belum kawin dan ndak pengen mati dulu. Hehehh,.. just kidding, cicak di dinding. Bukan, Nie takut karena Nie ini orangnya gampang banget kepikiran, gampang banget stress. Diliatin orang di mall dari atas ke bawah aja bisa kepikiran semalaman, “tadi kenapa ya diliatin orang itu? Apa baju Nie nggak matching ya?” Pokoknya hal-hal ngga penting dipikirin.

Apalagi hal-hal penting, kayak bertengkar ama Bang Tepy. Bisa tujuh hari tujuh malam kepikiran. Dan supaya ga kepikiran harus mandi kembang tujuh rupa dan selametan. Hehehe,.. ndak separah itu, sih. Tapi Nie suka mikiiiir. Apa aja dipikirin. Yang bukan masalah Nie aja bisa Nie pikirin.

Untungnya, Tuhan itu baek. Ada beberapa ‘obat’ stress yang ndak harus dibeli apotik. Untuk teman-teman yang gampang stress, silahkan praktekan resep obat yang Nie berikan di bawah ini:

1. Bobok cukup. Ternyata bobok yang nyenyak dan cukup tuh terbukti mengurangi stress. Disarankan untuk bobok dalam range waktu yang sama, misalnya jam 10 malam sampek jam 5 atau 6 pagi. Jadi, tubuh kita dibiasakan tidur segitu lama dan jam segituan.
2. Eat right. Termasuk pola makan dan apa yang dimakan. Junk food tuh membuat tubuh kita makin ‘soak’, jadi sebaiknya kurangi junk food, goreng-gorengan. Sayur-sayuran dan buah-buahan tuh bisa membantu mengurangi stress. Notabene, sayur kangkung bisa membuat kita ngantuk. Nah,.. kombinasi yang tepat, bukan?
3. Minum pitamin (baca: vitamin). Biar tubuh sehat dan kuat!
4. Kurangi (atau jangan menyentuh sama sekali) kafein. Buat pasien tetap kafein, seperti Nie, sebaiknya mulai mendisiplinkan diri untuk mengurangi konsumsi kafein. Nie sekarang Cuma minum kopi di pagi hari, atau kalo pun Nie minum kopi di siang hari, Nie nggak laporan sama Bang Tepy. Lho? Hehehhehe. Ndak, kok, yang pasti kurangi kafein karena Kafein adalah perangsang yang benar-benar membangkitkan reaksi stress dalam tubuh (Dr. David Posen, Canadian Journal of Continuing Medical Education)
5. Sport, yuuuuk! Harus, wajib, kudu suka olah raga. Ndak ada kata ndak sempat. Yang masih muda, coba bayangkan, apa kalian mau berperut buncit atau berlipat-lipat sepuluh tahun lagi?? Nie sih ga mau!! Untuk yang uda agak berumur, bayangkan masa muda Anda, saat perut masih singset or six-pack. Ngga pengen balik kayak gitu lagi? Ayo,.. ciayo,.. olah raga!! Cukup 20 menit, 3 kali seminggu (bagi yang dalam program pengurusan harus lebih lama).
6. Have fun. Nah, kategori have fun tiap orang berbeda-beda. Buat Nie, bikin kue, masak-masak, baca buku, nonton Scrubs, itu adalah hiburan. Buat Bang Tepy, sepak bola, nonton dan billiard adalah hiburan. Having fun ini penting, namun jangan sampek bikin kantong kering or malah bikin kita melupakan kewajiban kita.
7. Yang terakhir, dekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa. Nie merasa, semakin sering Nie denger Smashing Pumpkins, Linkin Park, Limp Bizkit or Metallica, semakin Nie suka ngomel-ngomel. Jadi, Nie sekarang lebih sering denger lagu Sari Simorangkir, Franky Sihombing, One Way, Matt Redman, Steven Curtis Chapman or Delirious. Dan ini sangat terbukti!! Trus, harus punya waktu khusus untuk Tuhan, either untuk baca Kitab Suci, untuk doa, baca buku2 spiritual atau ikut aktivitas tertentu. Pasti menyenangkan. Ini juga salah satu bentuk refreshing, lho!

So, inilah 7 tips dari Nie untuk pembaca setia Sisi Lain. Marilah sama-sama kita berantas stress. Semoga next time Nie bisa curhat gimana Nie uda ngga marah-marah lagi dan Bang Tepu semakin bangga punya pacar Nie. Wekekekke :P


Sumber: dari macam-macam sumber + pengalamn pribadi juga

17 July 2007

Sunsilk Dare to Shine -on the news

Another Sunsilk News

Andai saya (bukan) George Bush,...

Kemarin pagi Nie membaca sebuah artikel yang sangat menggelitik. One hand, Nie malu juga sebagai orang Indonesia. Kok ndak ada bagus-bagusnya gitu lho Indonesia Raya ini? On other other hand, Nie was laughing with the writer, karena memang artikel ini lucu sekali, dan tepat!

Bacalah, dan semoga artikel ini ga bikin kita tambah sebel dan bilang "nah, ya, kan, emang orang Indonesia itu kebangetan! keterlaluan! Goblok!" Tapi dengan semangat 45, kita mau bilang "Fewh, kok bisa gitu ya? Aku harus bisa membuat perubahan di Indonesia. Aku ndak mau Indonesia diejek terus."

Andai Albert Einstein orang Indonesia... Pasti dia tidak akan memilih masuk jurusan Fisika. Lebih baik dia memilih fakultas teknik atau ekonomi. Sebab di Indonesia fakultas MIPA masih dianggap sebagai fakultas rendahan dan dosen2 MIPA memiliki semacam takdir untuk berpenghasilan lebih rendah dari pada dosen2 fakultas lain yang bisa "mroyek" jauh lebih banyak.

Andai Bill Gates orang Indonesia... Paling2 dia bakal lebih memilih menjadi franchisee bisnis ritel atau makanan siap saji ketimbang berbisnis software. Buat apa dia susah2 mengembangkan software bila kemudian software yang seharusnya bisa dipasarkan dengan harga ratusan dolar harus bersaing dengan bajakannya yang dibandrol dengan harga goceng atau ceban.


Andai George Soros orang Indonesia... Mungkin dia akan memilih menjadi karyawan atau PNS ketimbang menjadi spekulan valuta. Dia tentunya tidak akan tahan dengan kecaman, hujatan, dan kutukan dari masyarakat Indonesia yang mengatakan bahwa spekulan adalah orang jahat yang selalu merugikan masyarakat, perbuatannya yang bersifat untung2an dianggap sama sekali tidak terpuji dan diharamkan.

Andai Thaksin Shinawatra orang Indonesia... Tentunya dia tidak akan pernah menjadi orang nomer satu. Ya kalo beruntung paling jadi kapolda. Karena sebelum menjadi PM Thailand, Thaksin adalah seorang polisi berpangkat Letnan Kolonel yang kemudian berhenti menjadi polisi dan mendirikan perusahaan Shinawatra Computer and Communications Group. Setelah berhasil mengumpulkan modal yang cukup barulah dia berani mencalonkan diri menjadi Perdana Menteri. Di Indonesia adalah hal yang mustahil seorang kepala polisi lokal bela2in mau berhenti dari jabatannya agar bisa berbisnis. Karena pada dasarnya di Indonesia seorang kepala polisi akan jauh lebih mudah mendapatkan uang daripada seorang pebisnis murni.

Andai Ted Turner orang Indonesia... Akan percuma dia mempertaruhkan seluruh modalnya untuk mendirikan CNN. Stasiun televisi ini tidak mungkin mendapat rating tinggi di Indonesia. Sebab orang Indonesia hanya suka kepada tontonan2 ringan yang tidak bermutu semacam sinetron kampring, lawakan garing, lomba2an jadi artis, gosip, mitos tentang kematian, hantu2an, dan sebagainya.

Andai Steven Spielberg orang Indonesia... Sepertinya dia bakal berprofesi sebagai director sinetron2 remaja. Karena film2 berbobot bakal menjadi produk gagal bila dipasarkan di Indonesia. Terbukti serial X-Files yang laris manis di USA malah gagal total ketika ditayangkan di Indonesia. Ide2 skenario brilian hanya akan membentur tembok di sini.

Andai Gianni Versace orang Indonesia... Pastinya dia bakalan pusing mengurus prosedur ekspor produk fashion hasil rancangannya. Berlapis-lapis benteng birokrasi harus dilalui untuk mengurus izin ekspor di Indonesia. Belum lagi masalah pajak dan restitusinya. Karena di Indonesia hanya eksportir fiktif yang mudah sekali untuk mengurus restitusi pajak ekspor.

Andai William Edward Boeing orang Indonesia... Wah Boeing pasti akan menuju jurang kebangkrutan. Nantinya pesawat Boeing 747 bakal ditukar denganberas ketan. Kemudian karena produksi pesawatnya gak laku2 juga terpaksa dilakukan PHK karyawan masal. Akhirnya kegiatan bekas2 karyawannya cuma konvoi motor mondar-mandir menuntut pesangon, seakan mereka tidak peduli bahwa tidak ada yang peduli kepada mereka.

Andai Arnold Schwarzenegger orang Indonesia... Nah si Arnold ini tidak hanya jadi gubernur kalau dia orang Indonesia. Bayangkan saja seseorang yang mengklaim dirinya berpengalaman memimpin serangan umum 1 Maret, kemudian memimpin pembantaian orang2 yang dituduh terlibat komunisme saja sanggup mendirikan pemerintahan atas dasar teror selama 32 tahun. Orang seperti itu saja mampu membangun sistem junta militer di Indonesia selama puluhan tahun. Apalagi Arnold Schwarzenegger yang berpengalaman menjadi Commando, Conan the Barbarian, Predator, Terminator, tentunya di Indonesia dia sanggup membentuk pemerintahan junta militer yang jauh lebih lama.

Nah, sekarang pertanyaannya Nie ganti, Andai ..... (diisi nama kita) bisa membuat peruabahan, apa yang akan dilakukan?

Mungkin kita bukan Pak Arnold yang nggak hanya berbadan besar tapi punya pengaruh besar. Kita juga bukan Pak Bill Gates yang uangnya dimana-mana. Tapi, kita bisa adalah kita yang bisa membuat perubahan di sekitar kita, walaupun kecil. And small things add up to create something big. So, what can you do?

Sumbernya dari http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2972

12 July 2007

Chili Sauce atau DOR!!?

Nie adalah seorang perempuan yang kadang emang suka meluap-luap. Apalagi kalo lagi 'kedatangan tamu.' Nah, ini malah berabe!!

Nie sekarang lagi ikutan kursus Anger Management, dibawah asuhan Prof. Dr. Stefy Christian Tj. MPhil, Phd. Hahahha,.. keliatan boongnya ya?

Aniwe,. Nie emang sekarang lagi dalam proses untuk menahan amarah. Supaya ga sering-sering be-te. Ngga sering ngambek. Ya, tentunya, Bang Tepy memiliki andil yang cukup besar untuk membantu.

This morning, ada artikel yang membuat Nie begidik. Jujur, Nie takut kalo emosi Nie ga terkendali, bisa jadi bahayaaa. Read this,..

***

Seorang pengunjung yang marah menembak pemilik restoran fast food di Florida hanya karena sang pemilik menolak memberikan pengunjung tersebut lebih banyak lagi saus sambal.

Penembak itu meminta 10 bungkus saus ketika memesan seporsi Caesar salad, 5 potong chicken nuggets dan semangkuk chilli, demikian lansir the Daily Mirror.

Namun ketika Susan Byrob-Fimo yang bertindak sebagai kasir memberitahukan kepada pengunjung tersebut mengenai kebijakan perusahaan yang hanya mengijinkan untuk memberikan 3 bungkus saus, penembak tersebut menjadi semakin marah dan liar.

Melihat situasi yang tak mengenakkan tersebut, manajer Renel Frage, 20, mencoba mengajak pria tersebut berdialog namun sayangnya itikad itu tak mendapat tanggapan baik karena pria itu menembak sang manajer beberapa kali di restoran siap saji Wendy's yang terletak di Miami.

Renel segera dilarikan ke rumah sakit dengan luka tembak di bahunya. Ia mengatakan, "Saya akan baik-baik saja. Pria itu tak memeriksa kantong belanjaannya karena saya memberikan kepadanya 11 bungkus saus sambal. Saya sudah berusaha bersikap baik padanya."

Kepolisian Miami-Dade berujar, "Sungguh menyedihkan ada orang yang hendak mencabut nyawa sesamanya hanya karena masalah sepele seperti saus sambal."

***

Nah, cukup menyeramkan, kan? Learn from this story, friends. Kadang mungkin hanya masalah sepele, tapi kita memilih untuk marah. Ndak baek, kan? So, mari kita sama-sama coba untuk meredam emosi. Kalo uda mulai naik darah, atau pas 'kedatangan tamu', coba tarik nafas dalam-dalam,.... dan hembuskaaan,... fiuuuuuh,.... Trus berdoa. Dijamin lebih tenang.

Recommendation: Jangan pernah mendengarkan lagu-lagu Linkin Park, Metallica atau Bon Jovi di saat-saat suasana hati serasa ingin membunuh orang. Dengarkan Eric Benet, Kenny G atau Dave Koz.


Sumber : http://www.astaga.com/hidup-gaya/index.php?cat=163&id=113659

11 July 2007

Sunsilk Dare to Shine - Full Story

Akhirnya, terungkap sudah kebohongan Nie selama ini. Setelah mencoba beberapa hari untuk menyembunyikan alasan kepergian Nie ke Jakarta, satu per satu orang mulai mencium kebohongan Nie.

Dan, Nie pun harus mengaku dan menceritakan dengan jelas kenapa Nie ke Jakarta. Bukan mengunjungi kantor cabang di Jakarta, bukan ke acara pernikahan sodara, bukan married, apalagi cuti hamil, tapi Nie ikutan acara Sunsilk, Dare to Shine.

Mungkin ada beberapa pembaca yang langsung melotot dan berpiki, “apakah ini somekind of beauty contest?” Nie mo bilang kalo ini adalah acara talent search. Jadi, ada empat pilihan profesi: jadi MC, radio announcer, beauty stylish, dan DJ. Nah, Nie memilih profesi radio announcer.

Kenapa? Being a radio announcer used to be my dream pas SMU, tapi emang sekarang uda tidak terlalu terobsesi lagi, sih! But, yeah, it used to be my dream. Lucu aja!

Awalnya beneran iseng-iseng. I promise you, it is true!! Nie ngga mo belagak kayak artis atau model yang ditanya, “gimana sih awal mulanya terjun ke dunia ini?” Trus dijawab dengan, “gue kebetulan,…” atau “mama iseng-iseng menyuruh gue mengisi formulir…” Tapi benaran, waktu itu nonton iklan di TV trus iseng-iseng cek website-nya sunsilk, www.circleofbeauty.net

Voila! Nie mengisi formnya dengan isengnya dan dengan keyakinan bahwa it was a fake one. Karena seringnya, di website-website made in Indonesia, banyak fungsi yang ngga jalan, under construction atau coming soon. So, Nie pikir, ah, ini mah becanda aja!

Long story short, Nie ikutan workshop yang dihadiri oleh hampir 100 perempuan dari Surabaya. Trus, di workshop ini, Daddo Parus hadir untuk men-training kita. Dari workshop ini, dipilihlah 1 orang untuk mewakili Surabaya ke Jakarta, which was me.

Dengan segala struggles, mulai minta ijin ama boss di kantor sampai sedih karena harus berpisah dari Bang Tepy (maklum, pisahan 4 taon tuh uda cukup. Males pisah-pisah lagi!), Nie pun pergi.

Day 1
With Garuda airlines ke Jakarta.
Akhirnya naik Garuda juga. Fewh,.. uda lama banget ngga naek Garuda. Enak, dapat kue-kue enak! Wekekkeke

Begitu nyampe di Apartmenet, called Apartment Kuningan di daerah Setia Budi, Jakarta Pusat, Nie bertemu dengan 23 peserta lain dari berbagai macam kota, Surabaya, Yogyakarta, Makasar, Bandung, and, of course, Jakarta.


Hari pertama pretty much easy going. Lebih banyak perkenalan, haha-hihi, maen-maen di apartment, sampai pas malamnya ada welcoming dinner di Penang Bistro (enak banget Udang Ronggeng-nya!!)

Day 2
Welcome to Hard Rock FM! Inilah kata-kata yang diucapkan Mas Harry, Marketing person yang showed us around. Pas kami datang, Stendji (Steni en Pandji) lagi siaran GMHR (Good Morning Hard Rocker).

First day cukup melelahkan. Karena banyak banget yang harus dipelajari. Mana banyak acara tunggu menunggu. Tapi seru! Karena bener-bener dapat banyak bekal.

Sorenya, di acaranya Iwet dan Melaney Ricardo, kami di-interview satu per satu. Wow!! Cukup seru dan menegangkan. Bayangkan, didengarkan satu Jakarta bow!!! Wow!!

Fewh,.. hari yang melelahkan.

Namun ada yang seru. Nie serasa jadi selebriti sehari. Pas di Hard Rock, wartawan-wartawan majalah cewek pada datang, kayak Seventeen, Gadis, Cita Cinta and Femina. Nie di-interview. Persis kayak yang kita liat di TV2 tuh!!
*pantas aja ya artist uh kadang suka bosan diwawancara, abisnya pertanyaan wartawan tuh itu-ituuu aja!*

Malamnya, Cut Tari and Trans TV datang ke apartement. Nie kepilih jadi spoke person nya. Jadi, nampang dikit di acara Insert! :P


Day 3-4
Isinya seharian di Hard Rock FM ajaaah! Mungkin seems a little bit boring, tapi nyatanya ndak juga lho!! Karena buanyaaaak banget yang kami pelajari, mulai dari adlibbing, interviewing, improvising, sampek bikin clock format. *Sighed* Lelah!

Tapi seru banget!!! Dan honestly, Nie ndak pernah bayangkan kalo jadi radio announcer tuh seheboh dan serepot itu!!! Dooh, ternyata yaaaa. Hehehhehe,…

However, di Hard Rock FM seru banget! Letak gedungnya kan di Thamrin lt 6, barengan ama Trax FM, Cosmopolitan dan I-Radio. So, kami dikenalkan ke buanyaaak orang. Kami ketemu berbagai jenis artis, mulai dari Moza Paramitha, Nina Tamam, Widy AB Three, Indra Herlambang, wah,.. banyak deh!!

Yang ada, tiap malam pulang, Nia capeeek!

Day 5
Nah, ini adalah hari yang sangat Nie tunggu-tunggu, sekaligus Nie takutkan, because di hari ini, peserta radio announcer yang berjumlah 6 orang harus masing-masing nyobain siaran!!!!
Waaa!!!

Dan, Nie kepilih untuk siaran bareng Melaney en Iwet!!! Takuuut!! Karena mereka seru abieezzz!!! Dan think-talk nya dapet banget.

Paginya, Diaz en Alma siaran bareng Stendji di GMHR. Acara ini turned to be photo session, karena Stendji agak-agak banci foto.

Siangnya, Merry en Pene siaran di Powder room bareng Mira. Nah, acara mereka ini seru abis. Dedicated only for women. Pokoknya lutu deh! Ada psychology test-nya segala.

Sorenya, Nie en Wulan, siaran bareng di Drive en Jive. Walah!! Yang ada, di Drive en Jive, Cuma cekakakan. Abisnya, Nie digangguin mulu ama si Melaney. Dasar heboh!!! Tapi not bad. Pas siaran bareng, Iwet ma Melaney tuh kasih masukan banyaaaak banget. Nie seneng deh!!

Lebih serunya lagi, Trans TV en Cut Tari datang pas Nie siaran. So, diliputlah kami! Seru seru!!!

Malamnya, pas udah mo bobok, tiba-tiba, KRIIIING!! Ada telefon. Dan ternyata, Nie dan my roommate, Magdalene, diminta untuk kumpul di salah satu kamar untuk di-briefing. Coz, kami dan dua orang lainnya akan ikut dalam press conference besok harinya di Embassy. Wah, pokoknya heboh!! Uda ngantuk pun,…

Day 6
Let’s Party!!!!

Party-nya emang masih malam hari. Namum persiapan uda mulai pagi. Beres-beres, trus datang ke tempat party-nya, Embassy, taman ria senayan. Nah, di acara rehearsal ini, kami bertemu berbagai macam model, catwalk model. Mulai dari yang teenager, sampek yang uda hampir masuk ke golongan senior. Tapi seru!!! Apalagi, mbak Indah Kalalo yang ternyata the true entertainer!!!

Dan, teman-teman,… Nie dan teman-teman diharuskan jalan di atas catwalk!! Waaa!!! Bayangkan,.. me walking on a catwalk!! Wakakkaka,.. tapi seru!!! Really, once in a lifetime experience.

Setelah catwalk practice, Nie langsung didandanni untuk acara press conference. Doh, beneran deh serasa artis!! Wakakkaka,…. Dan yang lebih membuat Nie merasa artis lagi, pas press conference, puluhan wartawan ada di situ. Tiap kami ngomong, cepret cepret,.. cepreet!! Kilauan kamera ada di mana-mana. Press conference itu juga dihadiri oleh Brand Manager Sunsilk, Ibu Putri dan salah satu trainer, Tina Zakharia.

Pas selesai acara, Nie dipanggil oleh salah satu orangnya Sunsilk, dan dibilang kalo Nie mo diwawancara ma MTV!!!! Waaaaaaaaaa,…. MTV bow!!!!!!!! I was very excited. Dan, Nie bener2 flattered karena dapet kesempatan memegang microphone-nya MTV!!!!

Kelar MTV, Nie masih harus melakukan tugas terakhir Nie, live reporting. And it was not simulation, not a game; it was serious. So, Nie harus live reporting dari Embassy, melaporkan acara Sunsilk Dare to Shine party ke pendengar Hard Rock FM se-Jakarta Bandung. Waaaa!!!!!!

Hosh,.. hosh,.. seru!!! Tapi cukup menegangkan.

Uda kelar live reporting, Nie turun ke red carpet. Di sana uda ada artis-artis yang menunggu untuk diwawancarai oleh keenam radio announcer Sunsilk Dare to Shine. After all guests went inside, Nie masuk dan had fun!

And the rest of the evening, Nie sibuk membaurkan diri dengan yang laen, ngecengin artis keren, of which my choice was Restu Sinaga!!! Yang laen pada ngecengin Mike Lewis, who wasn’t my type at all!

Puncaknya, Nie dan 23 perempuan lain, naik ke atas catwalk dan berlenggak-lenggok. Dan dhar der dor,.. kembang api dimana-mana, tanda berakhirnya acara graduation Sunsilk.

Acara dilanjutkan dengan party-ing. Ada DJ Electric Barbarellas dan DJ tamu dari Germany, Diva La Disco.


Day 7
Capek,…
Lelah,…
Semuanya pada bangun siang.

Kemarin malamnya pada tepar semua!! Ada yang bobok jam 2, jam 3, ada yang lebih pagi lagi. Nie lupa jam berapa bobok. Tapi yang pasti Nie capek banget.

But, the show must go on. Nie dan perempuan-perempuan Sunsilk akan di-spa dan di-creambath! Wah!! Enaaaak!!!

Kami pun dibawa ke ‘Bale-bale.’ Awal mulanya, rambut Nie dikeramas dulu. Hm,.. enak! Harum! Trus, dibawa ke tempat duduk yang cozy sekaleeeh dan di-creambath. Wah,.. enak banget!!! Suasananya tuh jawaaa banget, apalagi ada musik Jawa yang mengalun merdu.

Trus, setelah di-creambath, Nie dikeramas lagi. Kali ini lebih lama,.. kepala pake dipijat-pijat. And then, setelah keramas, mengeringkan rambut, Nie dibawa ke sebuah ruangan yang agak-agak gelap untuk discrub. Wah,.. enaaaaak!! Dipijat-pijat pake minyak dulu, trus dioleskan Scrub. Setelah agak lama, Nie mulai merasa mengenali bau Scrubs itu. Dan Nie pun bertanya, “Mbak, ini scrubs apa?” Dan si Mbak menjawab, “SCRUBS KOPI!!” Waaaa,.. my dream came true!!! Finallyyy!!!! Baunya enaaaak banget. Dan, alhasil, setelah scrubs dan mandi, kulit Nie jadi haluuuuuuuussss. Wah,.. gilaaa, pengen banget sering-sering spa kayak gitu.

Abis acara beauty treatment, Nie dan teman-teman radio announcer belanja di Melawai, dan Nie pun memborong berbagai kaos lucu. Hehehhe,.. agak maruk sih! Wekkekek :P Trus, malamnya dinner di Tamani Café.

Pulang, packing, dan bobok.

Day 8
Pulaaaang!! Seneng? Iya.
Sedih? Iya bangetz!!

Banyak banget yang Nie alami di sini. Dan waktu 1 minggu tuh kayaknya kurang banget untuk menikmati semua itu.

Teman-teman baru, gaya hidup baru, obrolan yang seru dengan teman-teman, yang ngga biasanya Nie bicarakan dengan teman-teman di sini. Hm,… seru deh!!

Ah, pulang, pulang!! Back to the real life

Nah, pembaca setia (heheh,.. kayak apa aza?), inilah kisah Nie selama di Jakarta kemarin. Banyak cut stories nih! Soalnya kalo diceritakan semuanya, bisa panjaaaaaaang sekaleehh!!!

Hope u enjoy it, peepz.

6 July 2007

Seks dan Kota


Hehehe, judul di atas adalah terjemahan bebeas dari 'Sex and the City'.

Namun tenang saudara-saudara pembaca sekalian, Indonesia tidak akan membuat jiplakan TV series ‘Sex and the City’, karena pastinya pembuatnya akan segera dikecam oleh tokoh-tokoh masyarakat, dan TV series ini tidak akan diloloskan oleh Badan Sensor Indonesia, dan paling parahnya, pembuatnya akan dibui.

Nie Cuma iseng meng-indonesiakan judul TV Series yang terkenal dengan cewek-cewek cantik, fashionable dan modern, Sex and the City. Tapi, posting kali ini will be related to this TV series.

Para penggemar setia serial ini, seperti yang saya ketahui adalah Dita dkk., Mira, dan masih banyak lagi, akan segera melihat emapt cewek seksi ‘Sex and the City’ di layar lebar.

Yup, Sex and the City akan segera dibuat filmnya!

Jurnal industri film, Daily Variety, memberitakan bahwa Kerry, Kim, Kristin dan Cynthia akan beradu akting lagi. Wah,.. Sex and the City reunited!!

Dan yang lebih heboh lagi, film ini akan diproduksi oleh pembuat film LORD OF THE RING!!!!!

Wah,.. apa akan dibuat Sex and the City trilogy juga yaaaa??

*ngomong-ngomong soal Lord of the Ring, Nie lagi pengeeeen banget beli Lord of the Ring Extended version DVD. Mahaaaal!!!”

3 July 2007

IN/OUT

“Jangan pernah melegalisasi ganja di Indonesia. Selama sistem pengawasan dan penegakan hukum masih lemah, melegalkan ganja itu bahaya.”

Begitu kata Noghrahany Widhi K dari detikCom.

Nie ndak ngerti bagaimana bisa orang-orang ‘cerdas’ di Indonesia ini memikirkan untuk melegalisasi penggunaan Narkoba, terutama ganja. Ada yang bilang ganja tuh sebenarnya ada dua, yang berbahaya dan mematikan, trus ada ganja yang katanya (ini katanya lho ya,..) tidak terlalu membahayakan.

So, orang-orang hebatnya Indonesia, yang saking kreatifnya, mulai menimbang-nimbang untuk melegalisasi ganja.

Mau nyontek Belanda, ya?

Nie rasa, Indonesia belum siap, dan nggak akan pernah siap untuk melakukan legalisasi ganja, karena, satu, mental orang-orang yang duduk di pemerintahan. Nie yakin, salah satu alasan kenapa ada pemikiran untuk legalisasi ini karena pejabat-pejabat kita yang terhormat ini yakin dan percaya bahwa ketika ganja dilegalisasi, istri mereka bakal dapat mobil baru, anak-anak mereka bisa kuliah ke Amrik semua, dan bapak-bapak pejabat bisa beli peralatan golf baru, atau punya istri baru?

Yap, money, uang, geld, duit, or whatever you want to call it, tapi itulah akar dari segala pemikiran legalisasi ini (juga akar dari dosa, kan?).

Trus, yang kedua, orang-orang Indonesia mana sih yang bisa 100% taat hukum? Nie ndak mau muna, Nie sendiri susah untuk taat hukum. Contohnya, kemarin pas Nie ngurus SIM, ya mau ndak mau, Nie pake jasa joki. Trus, kalo happen to be stopped and fined by the police, ya pastinya pak polisi minta uang damai, and yeah, we have to give it. So, gimana kalo ganja dilegalisasi?

Nie yakin ndak akan ditangani dengan serius. Bandar ganja akan kipas-kipas dan duduk-duduk tenang. Mereka ndak usah lagi mikir gimana caranya ‘menyogok’ polisi, berdamai dengan bea cukai. Mereka akan santai-santai. Pajak tinggi? Ah, kapan orang Indonesia pernah bayar pajak yang seharusnya? Yang ada, malah bandar-bandar makin gendut, makin kaya, dan makin makmur.

Saya tidak setuju. Undang-undang atau peraturan di Indonesia itu selalu bisa dilanggar,” kata Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Tini Hadad.

Bu Tini juga bilang bahwa di Eropa memang minuman keras dilegalkan, tapi anak-anak di bawah umur benar-benar tidak boleh meminum minuman keras. Gimana dengan Indonesia? Minuman keras tidak dilegalkan, namun anak-anak dibawah umur bisa minum dengan enaknya. Gimana coba kalo ganja dilegalkan?

Ganja tuh mempunyai efek buruk yang panjaaang dan lamaaaa, yang bisa menimbulkan kerusakan otak dan saraf.

So, bapak-bapak pejabat, pikirkan lagi ya. Kalau memang lagi pengen mobil baru, jangan dengan cara melegalisasi ganja, karena as soon as you legalize marijuana, kita semua akan tahu, bahwa generasi penerus bangsa adalah orang-orang yang goblok, yang ndak bisa mikir kalo tidak ‘di-recharge’ dengan ganja. As a result, Indonesia wouldn’t be better than Sodom and Gomorra.

Readers, legalisasi ganja ini is more than only right or wrong, tapi ini adalah proses pembunuhan massal terhadap anak-anak muda Indonesia secara pelahan-lahan.

So, are you in or out?