Skip to main content

Social Media: Now and Then

Whadup wif Social Media??

After some time, akhirnya Oma mulai 'eksis' lagi di dunia maya.

Ternyata bener-bener ketinggalan buanyaaaaaaaaaak ya. Oma pikir cuma ada Friendster, Facebook, Myspace, Multiply, and that's it!

Ternyata ada yang namanya LinkedIn, Reunion, Hyves, dan masiiiih buanyak lagi. Can you imagine how fast this world moves forward? Unbelievable! Itu hanya social networking sites.

Social Media tuh ternyata buanyaaak macemnya. Ada yang namanya Social News Sites, Micro blogs (kayak Twitter, Plurk), Social Bookmarking, Multimedia sharing, Wikis,.. en you name it deh!

Mpe sekarang Oma uda punya:
1. Facebook
2. Friendster
3. Multiply
4. Twitter
5. Plurk

Yang laennya ya cuma liat-liat doang. Not ready for commitment yet :P

Tapi beneran ya, Oma ngga habis pikir, this world is changing rapidly. Jaman 10-15 taun lalu, Internet di Indo masih pake telkomnet yang lambreta bambang. Jaman chatting-chatting di mIRC. Gila ya!

Ngga usa ngeliat jauh-jauh banget, coba bandingin dengan jaman pas Oma kuliah, 6 taun lalu. Di Belanda aja internet masih belum se-booming ini.

Pas itu Oma masih PJJ (pacaran jarak jauh). Dan bayangkan betapa susahnya. Messenger yang paling IN pada saat itu ya cuma MSN. YM masih belum se-booming sekarang. Skype masih belum ada! Kalo mo webcam-an. waktu itu Oma pake NetMeeting. Blog masih belum ada, so, Oma masih punya beberapa buku diary. Youtube atau Last.fm masih belum se-update sekarang (dan of course pas itu internet connection masih lambat), atau malah belum ada ya? So,.. dulu dengerin musiknya pake Discman atau MP3 player (yang harganya masih mahal), dan harus beli yang anti-shock, karena kalo dibawa jalan-jalan

Unbelievable!

Jadi ngga berani bayangin apa yang akan terjadi taun depan. Atau, akhir taun ini.

Weleh, weleh,....

So, Social Media, Welcome to my life! ^^

Comments

pOe said…
emang ni. kebayang gak sih beberapa taon lalu kita masih nggak mengenal yang namanya internet, dan bisa idup baek2 aja. sekarang, sehari nggak pegang internet, gak buka FB, or gak posting di plurk, rasanya ada yang kurang. teknologi...teknologi... membuat orang semakin dekat, namun juga berjauhan pada saat yang bersamaan...

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …