Skip to main content

Single Vs Married

It occurs to me that marriage life ain't that fun! Don't you agree?

(LOL, please continue reading this if you find my first statement a bit annoying or offensive for some. )


I was quite reluctant to get married a few months ago, just because I'd seen so many marriages that just didn't work, for many different reasons. I just didn't want to bury myself, neither I want to fall into the same hole.

But now I am (more) open to the idea of marriage, but it occurs to me that people that already got married (that I know or hear about) don't enjoy the fun as much as we, the singles.

Agree, disagree?

Here, let me share some stories I heard about marriage couples I know or met:
  1. "Sally, I can't sleep over at your place anymore. I am married now. It's different now. My husband wouldn't like it."
  2. "Do you want to help at this event? It is one week event. You can earn extra money." "No, I am married now. It's different."
  3. "Hey, where is James? You are quite close to him, right? I haven't seen him for agess!" "Yeah, I hardly see him now. Hm, you know, I'm married. I don't think it's not right to have a male friend when you are married."
  4. "Hey, let's have a cuppa tea next week." "Next week? I guess I have to ask my husband whether I am allowed to have a cuppa tea next week." "Do you have any plans with him?" "No, just I need to ask his permission."

And some more similar statements that I think it is very peculiar, or rather very boring.

I hope I can still have male friends and go out with them when I am married. I hope I can go out with my girl friends, can sleep over at their places once in a while, or join some fun activities.

In Indonesia, we have a saying "nanti orang bilang apa?" which means "what people would say about it." Going out with male friends, I guess it is a quite sensitive issue. Thus, I guess some of my Indonesian girl friends are dealing with this issue. However, imho, if you are open with your husband about it, you can just ignore about what people are saying about it, toch?

Anywaayyy, since I am not yet married, I don't think I am the right person to tell you what to do.

I am just sharing my thoughts here :D

Comments

Bintang said…
Heiii,, just accidentally found this blog and like it.. yayy!!!! I link you

Eniwei, I also have the same thought abt marriage life. I hope, I still have a LOOOOTTT of fun with friends.


Salam kenal ya :)
pOe said…
hahahaha....nggak segitunya kali ni. tergantung pasangan masing2 juga.

lagipula, kadang aku berpikir bahwa sebenarnya orang2 yang kamu sebutin di nomor 1-4 itu bisa jadi emang suka diperlakukan demikian. so, it's not that they felt oppressed by their husband.

nah, kalau memang merasa terganggu dengan perlakukan suami yang begitu, ya harus berjuang untuk mendapatkan kebebasan yang kita inginkan. asal bukan kebabasan yang berlebihan. :)

and the hell what people said about us. they don't live our life, why should we care?
Oma Nia said…
@bintang: salam kenal juga. glad you like this blog :)i mostly share my personal stories here, so i hope you don't get annoyed with that :P

@poe: yes, some of my friends do enjoy be treated like that, which kinda amazed me! how could they?? :P

I still have some friends who can still have fun after they got married. so, if I ever get married, I hope can be like them.

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …