Skip to main content

Jip en Janneke or,...


Is anyone familiar with this Jip en Janneke book?

This is a Dutch children book that is very familiar among Dutch children, from generation to generation. These characters are so simple, so does the story. I also like it (although I like Pluk! better).


Accidentally, when I was blog walking, I came across this blog, which hasn't been updated in a while, with a blog post about an Indonesian version of Jip en Janneke: Tono dan Tini.


Amazing!

This is actually another proof that the Dutch has (had) quite significant influence to Indonesian culture.

Can I still buy this Toni dan Tini book? Hm,... dimana ya?

Comments

the mouse said…
haha aku jadi inget, dulu wktu SD punya hand-puppet cewe dan cowo berbaju batik aku kasih nama Tono dan Tini :D
Oma Nia said…
Classic! :) anak2 skrng masih maen ama hand-puppet ga ya?
the mouse said…
aku ga tau..kayaknya sih engga :( mereka lebih dibiasain being entertained by television, video games, the internet, rather than use their imagination to entertain themselves.. :(
Oma Nia said…
imho it is the reality nowadays. do u think it is wrong ulm to forbid our kids to watch too much TV and play online games or Playstation? I kinda want to do that with my kids. I want them to be creative and enjoy the real toys
baruna said…
hallo, jika ada yg berminat memiliki buku tersebut bisa hub ke ibu saya. kebetulan beliau lah penerjemah buku ini ke Bahasa Indonesia ( Alma Evita Almanar)
Jika berminat bisa hub langsung ke beliau,
e-mail : almaalmanar@yahoo.com
hp : 085811697650
terima kasih :)

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …