Skip to main content

English High Tea in the Netherlands

Last Sunday, I finally enjoyed a High Tea again, after 6 years!!

The last time I went for high tea was when I was still living in Exeter, United Kingdom. There was this one Tea House called Roger's Tea House. The high tea there was amazing!

But this time, my choice went fro a British Lunchroom in the Hague, called Scallywags Lunchroom.

A good friend of mine has recommended this lunchroom. I actually has walked past this lunchroom quite often, but I never had the guts to try (some Dutch restaurants or café are not that special! They serve 'standard' Dutch food, like toasted sandwich (tosti), sandwich, panini, salad, (dutch apple) cakes, and coffee). But because of recommendation, and because of good ratings in iens.nl , I decided to choose this place to meet up with my friends.

According to iens.nl, you have to reserve some days in advance if you want to have lunch/high tea in this place. So I did! And I am sooo glad I did reserve. because when we entered, there was no seat left. Even after some people left, the seats were alwaays reserved.

So, go back to our high tea experience. After we were seated, the owner, himself, served Diana tea (the owner loves Lady Diana. The pictures of her are everywhere!).


After the Diana tea, we were offered a salad. We could choose from: bacon, vegetarian and tuna. Of course, my choice was tuna! And fyi, the tea is free flow! we could order as much tea as we want, any type of tea in the menu!


The salad was served with two types of grilled half-slice bread: corn bread and whole wheat bread. The salad was served with balsamico-like dressing. Love this salad!

The next things coming to our table are the cakes and scones with cream and jam!



Yummy!
If only there was a better word that could explain how delicious it was. For me the scones are super lekker (delicious)! But the cakes are okay. Not that special, but also delicious.

The text in Scallywags' website and business card is true: scallywags-lunchroom - over 16 years of public service. The best rolling scones in town.

All these yummy things are all inclusive in high tea menu; and it costs 15 €.

Next time, I will definitely come back to order the cream tea menu only: scones, cream, jam, and tea (the Diana tea!).

Comments

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …