Skip to main content

Year 2011: Resolutions!

A new year should be started with a new resolution. It's kinda part of the deal, toch?

Thus, to honor that tradition, here are some of my new year resolution:

1. Start and finish reading the whole bible. This has ALWAYS been listed in my New Year resolution, but always ended up being wiped off. But, this year I will give it another try. And this year, this is my priority! :)

2. Seriously start to plan my wedding: to decide when to get married is the priority, which then will be followed with other details like venue, dresses, etc. And also to be wiser with saving money.

3. In relation to my second resolution, I need to plan my future job: what will I do when I go back to Indonesia. Will I be a teacher? Will I be a lecturer? Will I open my own business?

Resolution number 2 and 3 might be a bit confusing for you who haven't really met us in person. Stefy, my fiancee, and I are currently living in the Netherlands. He is going back to Indonesia, just before summer 2011, and my working contract is until September 2011. What's next? That's the part we haven't quite figured out yet. I might be staying a bit longer, while Stefy is working on his business in Indonesia. Or, I might be following him, getting married soon after I arrive in Indonesia, and work in Indonesia. So, yes, we are still puzzeled about our future plan. But, the Us-part is certain :)

4. Spend more time with friends, socialising and having fun with them. I know this may involve a little bit more extra spending. But, why not?

5. Love one another and don't judge people by the first impression.
This is my weakness that I need to work on. I need to be more loving and passionate to people, especially to those who are close to me. It's hard, isn't it? We often tend to put people in boxes a second we meet them or get to know them a bit better. But, this year, I will try to avoid this.

6. Finally, the most important thing, to be less bitter.
My life hasn't been easy: hence my bitter attitude. But I'm so glad that this morning, at church, I was again encouraged. Troubles don't happen in our lives just to tease us. Troubles exist to make us a better person. It's like your school exams. When you pass the exams, you can go to the next level. Or like in games, when you have to beat more and more difficult monsters by the time your reach a higher level; but defeating the monster will make you go to the next level, which will be more fun and also challenging!

So, here are my new year resolutions. I will enter this new year with a confidence and attitude to be a better person.

So, let me close this post by sharing a wonderful quote shared by the speakers in my church this morning: David & Hillary Porrit.

“God loves you just the way you are, but He refuses to leave you that way. He wants you to be just like Jesus. ” — Max Lucado

Have a happy, prosperous, and challenging new year!

Comments

I like your soliloqui...

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …