Skip to main content

My Sister's Keeper

Berkat anjuran ibu Dita, Oma malam ini akan nonton Sister's Keeper. Semoga bagus, soalnya Oma honestly kurang suka ma Cameron Diaz. Tapi, tenang, dit, I have prepared some tissues, in case I would be crying :D

After my attempt untuk 'nyindir' orang dengan posting Stalker 2.0, nampaknya orang itu belum juga minta maaf. ya udah lah, capek :P seharusnya bisa langsung face-to-face, tapi pernah ngga sih kita sebel ama orang tapi kita males banget untuk arguing ama orang itu?

Yes, I'm now in that exact position.

Speaking of which, I need to counsel a few things with you. Have you ever been in a position where you hate your good friend's girlfriend, and also you hate your boyfriend's good friend. With the first case, would you no longer acknowledge him as your good friend just because his girlfriend is so freaking annoying? or would you just befriend with him and avoiding his girlfriend (or even worse, pretending the she does not exist)? If you throw a party, would you or would you not invite this good friend - knowing that he would bring his annoying girlfriend?

With the latter case, would you make your boyfriend choose between you and his female good friend? and if after 2 years your boy friend has not yet made up his mind, would you leave your boyfriend just because his female good friend is harmful and a backstabber?

Tricky, tricky, tricky.

So, any input, comments or, opinoin are very welcome :)

Anyway, happy weekend

Comments

Eunice said…
hey..let me know if you like and or if you cried during the movie!!! hihihi

btw, I have been in the second situation - well, I never really mention that to my bf, because I know the more I complain about things, the more annoying he will be... he will do something against me - so now I know 'if you can beat them, join them!' -just act like normal and later hopefully he will know the reason why you dont like his friend and probably will take your side!

=)
Oma Nia said…
I cried like an idiot :P sediiih euy, tapi ilfil banget ma cameron diaz. although she played very well, yet her image kinda stuck with her. Don't you think?

And yeah, I really cannot make him choose, can I? it's not jealousy, i am 1000% sure about that. She is really annoying, and very backstabber. Hayahh
Eunice said…
hahaha..I think if you were a mum, you would do the exact same things as what Cameron did in the movie..well, at least, I would... it's really hard to face the fact that someone you love with your heart and soul is going to die... hikz...hikz..

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …