Skip to main content

Gimana sekolah?

Mungkin karena Oma nulis di blog about going to School, banyak yang nanya hari ini "Gimana rasanya sekolah lagi?" atau "Gimana tadi sekolah?" atau "Gimana hari pertama kuliah?"

One answer for all is not too bad actually.

Hari pertama Oma adalah keliling kampus, trus dijelasin tentang kuliah secara keseluruhan, trus tugas-tugas selama kuliah, trus thesis (gosh!!), dan kenalan ama temen-temen.

Nice,....
Semuanya nice.

Kayaknya I am going to have fun.

Thank God!

Unless one thing that was not fine.

I ate pork!!!!

#&!$?2*&!

So,.. ceritanya tadi kan dikasih lunch. Ada bagian yang bertuliskan 'halal' trus ada bagian yang tidak ada tulisan halal. Nah, di bagian yang bertuliskan 'halal', semuanya berdaging. Oma malah ga tau itu daging apa? semuanya merah-merah. hm,....

Trus, Oma lihat roti berisikan keju, di bagian yang tidak halal. Oma langsung assumed kalo orangnya cuma salah taroh.

Ya udah, Oma langsung makan aja tuh roti keju (which I thought was the safest and the best choice for lunch). Nah, pas makan tuh Oma lagi ngobrol ama Mario, cowok dari Colombia. Tengah-tengah makan dan ngobrol, Oma mulai ngerasa something strange about the bread.

Akhirnya Oma cium-cium baunya, en, ternyata ada pate babi (since it is located in the non halal area).

GOSSSHHHH!!!!!!

I was about to throw up but then I decided not to.

I was not going to ruin my perfect, first school day.

Wish me luck for my coming year, my one and only year of Master of International Communication Management.


Next year, around this time, I would be Nathania Limanto, BComm MComm.

Nailed it!! :)

Comments

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …