Skip to main content

Ich spreche Deutsch nicht

Not knowing what it really means, Oma bangga nama Oma tercantum di website sebuah Deutsch consulting agency. Kayaknya ini pas dulu Oma en kelompok DIESCOM menang report dan presentasi terbaik deh. Thanks to Agilent!

Internationales Projekt "DIESCOM 4" abgeschlossen

Vor wenigen Tagen ging das mittlerweile zum 4. Mal durchgeführte, internationale Projekt "DIESCOM" zu Ende. Der Fachbereich Kommunikationswissenschaft der Universität Duisburg-Essen sowie die niederländische Fachhochschule "InHolland" mit Sitz in Diemen kooperieren seit einigen Jahren, indem jährlich ein Projekt zum Kommunikationsmanagement mit rund 40 Studierenden beider Hochschulen realisiert wird. Im Semester 2005/2006 stand - wie schon im vergangenen Jahr - das Thema "Corporate Events and their Implications for internal Communication" im Mittelpunkt.

conex, seit Beginn der DIESCOM-Projekte im Jahr 2001 dabei, unterstützte auch diesmal tatkräftig - durch inhaltlichen Input, nicht zuletzt aber auch durch den "conex-Consulting-Excellence-Award", mit dem die beste Projektarbeit gewürdigt wird.

In diesem Jahr ging der conex-Award an Andres Frese, Karin Schlitt, Ramona Kopec, Maria Goldameir, Nathania Limanto und Doreen Ma Yaoyao für ihre Case Study bei Agilent Technologies. Das Team hatte sich die Corporate Events des Unternehmens näher angesehen und aufgezeigt, in welcher Weise eine weitere Professionalisierung zur Optimierung der Unternehmenskultur beitragen kann. conex gratuliert den Preisträgern und bedankt sich bei Studierenden und Dozenten für ein interessantes und lebendiges Projekt.

Source: Di Sini

Ini foto Oma dan teman-teman: tiga orang yang di sebelah kanan tuh orang Jerman. Hm,... Ma Yaoyao kemana ya?


Woops,.. Oma ngeblog juga deh! padahal rencananya mo belajar :(

Back to work, Oma

Comments

the mouse said…
ma yao yao masi here n about d a'dam lho nie :) aku suka ketemu d centraal.
Eunice said…
owwwwwwwwww..... you guys are so cool!!!!!!!

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …