Skip to main content

Surat Cinta

Sapa yang dulu pernah (atau malah hobi) nulis surat cinta???
Hayoooo,....
Ngakuuu,...

Mungkin kalian sudah bisa menebak kemampuan menulis Oma ini pasti sudah ada semenjak Oma masih kecil. Thus, menulis surat cinta pastilah pernah dilakukan oleh Oma.

Quite right.

Tapi to be honest with you, Oma ngga pernah nulis surat cinta yang bener-bener surat cinta (meaning: berisiskan kata "aku cinta padamu" atau "aku tidak bisa tidur memikirkanmu"). Second, Oma tidak pernah memberikan "surat cinta" tersebut kepada orang yang Oma sukai.

Ada 1 orang yang Oma sukai pas duduk dibangku SMP. Kami biasanya saling menulis surat di sebuah buku tulis. Kalau pagi dia akan memberikan buku itu pada Oma, dan siang (during lunch break) atau setelah pulang sekolah, Oma akan memberikan kembali buku itu. Kami saling menuliskan apa yg kami lakukan hari itu, humor, atau curhat juga. It was the closest 'love letter attemp' that I have ever done.

Oma nulis ini karena tadi pagi menemukan sebuah blog lucu:
I Love You Forever and Always. Blog ini berisikan surat-surat cinta lama yang discan dan diuplot di blog ini.

Nice,..

Eh, Oma pernah ding nulis surat cinta buat Bang Tepy!! Biasanya kalo setelah bertengkar, Oma akan minta maap lewat surat cinta. Hihihihihi :P

Comments

the mouse said…
dasaar niaaa
ternyata tukang gombaaaal!! =p
Oma Nia said…
Gombal itu kadang2 diperlukan, ulm :P biasanya abis baca surat cintaku, bang tepy langsung reda marahnya :D
Aj&Natz said…
he he he, believe it or not Oma.
Gue dan istri dulu "cinta bersemi" lewat e-mail e-mailan (mirip surat cinta-lah) sampai setelah menikah pun .. :D padahal dulu sekantor n duduknya ngga jauh :P

Ohya, thanks for visiting my blog dan thanks juga atas concern oma sama 'cucu' he he he (padahal tuaan gue kaleeeee)

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …