Skip to main content

Juara Kelas

Sapa dulu yang pernah juara kelas?

Seumur-umur, Oma cuma sekali masuk dalam 3 besar; dan itu pun keluarga besar bangganya minta ampun, seperti menang postcode lotterij (lotere) puluhan triliun.

Tapi sekarang uda ngga jaman juara kelas. Mulai dari jaman si Joan, adiknya Oma yang paling kecil, masuk sekolah, tidak ada namanya rangking, juara kelas. Adanya adalah gelar-gelar seperti student with good character, the most active student, etc.

Dan Oma sangat setuju dengan hal ini.

Sebuah artikel di Kompasiana menggelitik Oma untuk menulis artikel ini. Dan mengingatkan Oma kepada seorang tante yang so old-fashioned dan naif, menanyakan pada Joan, "wah, Joan pintar, pasti rangking ya di kelas? rangking berapa? juara kelas ya?"

Ah, tante, it's so last century, deh!

Finally, this quote is very true, Mr Abdi Dharma (penulis dari artikel Menjadi Juara Kelas Itu Tidak Penting)

"Ada lagi yang lebih penting daripada menjadi juara kelas, yaitu jika anak anda pintar dalam pelajaran agama dan budi pekerti, dan kemudian anak anda menjadi anak saleh saat ini juga. Bukankah itu lebih penting daripada menjadi juara kelas yang sering kali hanya menjadi kebanggan kosong ? Khususnya jika hal itu dipaksakan oleh orang tua."

Comments

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

Dim Sum di Lan Hua, Mercure Surabaya

Hari Minggu Nie dihabiskan dengan santai dan santai. Pagi hari ke gereja GBI Alfa Omega, as usual, yet receiving unusual message. Nie belajar sesuatu yang simple, tapi meaningful, yaitu menjadi garam. Wah, bagus banget deh ceritanya! Nie akan post sharingnya soon!

Tidak seperti biasanya, kali ini Nie akan bikin review resto yang Nie kunjungi hari Minggu siang kemarin!

Bersama Stefy, Nie makan siang di Lan hua Chinese Restaurant (di dalam Mercure Hotel Surabaya). Sebenarnya kunjungan ini atas rekomendasi Mas Chan-Chan, yang bilang kalau Dim Sum di tempat ini MurMer (baca: Murah Meriah).

Kami datang sekitar pukul 13:00. Suasana padat merambat (kayak lalu lintas aja!), maksudnya biar ramai tapi tetap ada tempat duduk. Kami duduk di bagian depan, pojok, cukup dekat dengan kassa dan dapur. Tapi suasana nyaman dan tenang. Kalau orang Belanda bilang "gezellig!" (Location: 9)

Pelayan cepat tanggap dengan kedatangan kami. Setelah memesan chinese tea (mereka punya 3 jenis Chinese Tea: O…