Skip to main content

Red Birthday

Red B'day, kayaknya so bloody, atau so thiller movie ya? No, this post is about my last birthday, which I just celebrated (buat yang blom kasih selamat, "HOW DARE YOU?!!" hehehhe) .

As I have posted a blog about how I actually felt about birthday, Nie mencoba untuk think postively about it. Meskipun Nie uda jatuh, tapi Nie pengen dan HARUS bisa bangkit. "And why do we fall? So we can learn to pick ourselves up... "

Nie akui, banyak sekali distraction yang membuat Nie jauh dari Tuhan, jauh dari being nice and wise. Namun, banyak sekali resolusi yang Nie buat untuk menciptakan "a better version of Nie". And, trust me, I am working on it.

Anyway, last birthday was not that awful, because there have been some sparkles during my birthday and after my birthday. Darimana lagi kalo bukan dari si Abang ganteng, Stefy, heheheh. Bangun pagi, Nie dikejutkan dengan telpon dari Stefy. "Baru bangun? Aku di depan kamarmu lho!" Secara Stefy TUKANG BOHONG (note on this!), Nie ngga percaya. "Aku buka pintunya ya!" kata Stefy. And HE WAS outside my bedroom.

Akhirnya dapat ucapan selamat ulang tahun, dan cup cup di pipi :D (Ardy, read this carefully, cium di PIPI!!) Trus disuruh tunggu bentar sama Stefy, saying "tunggu ya, ini mungkin may take a while." Nie mikirnya bakal dibawain boneka guedeeee atau dibawain parcel berisi IPhone, IPod dan MacBook yang ditaruh di keranjang dan dipenuhi dengan bunga-bunga (impian yang SANGAT NGAYAL!). Nie pun menanti dengan sambar sambil mulet2 (read: stretching).

Knock,.. knock.

Masuklah si Abang Ganteng ke kamar dengan membawa cake mungkin dan lilin 1 biji. HUAAA,... so swiiitt, lucuuuu!!! Nie made a wish and meniup lilin. Hm,... wish nya ngga bole di mention di sini dooonk!!

"Wait another second," he said. Waduh,.. apalagi nih! Kembali muncul pemikiran-pemikiran ngayal melanjutkan impian yang tadi. Hm,.... apa yaaaaaa.

Dan datanglah Stefy ke kamarku membawa, A BOUQUET of RED ROSES. HAHAHAHAHHAHAH,…. Ngagak abis!! En, jangan salah, Stefy pun ngakak!!!

FYI, Kami berdua tidak terlalu adore flower, or Red Roses, or white lilies, or any flowers. I used to hate flowers thinking it was just a waste of money. But when I was in the Netherlands, I started to like it. Yet, I, and Stefy, cannot see flowers as a symbol of love of romantics. Thus, we laughed and laughed!

I liked his bouquet. It was the most beautiful roses in the world (of course lah,.. dari pacar gitu lho!), mengingat pengorbanan Stefy yang harus bangun jam 5 pagi untuk pergi ke pasar bunga dan memilih bunga mawar. Hahahahahha,.. (masih blum bisa berhenti ketawa).

Yes, it was the most beautiful 23 red roses bouquet I have ever had.


Ternyata, oh, ternyata, surprise-nya ngga berhenti di situ. Kemarin sabtu, Nie ‘diculik’ (meaning: Nie disuruh dandan rapi dan diajak ‘malam mingguan’). Nie punya feeling kalo bakal diajak makan. Dan ternyata benar!!! Dan ternyataaa,.. makan di KIZAHASHIthe most delicious (yet, very expensive) Japanese restaurant in Surabaya. Yum, yum, yum, Stefy knew exactly that he had to win my love by winning my stomach first, heheheheh….

Sekarang, Nie menunggu surprise selanjuntnya, karena, kata Stefy, surprise ini baru akan berakhir tanggal 14 Desember. Buset!!

So, Darling, I am waiting for the next to-be-continued surprise. P.S. I Love You

Comments

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …