Skip to main content

O Maaaaaaaaaaggg

Ayo, anak-anak, siapa yang tahu apa itu sakit maag?
Kalo bisa jawab, Oma kasih hadiah lhoo,…


*sok jadi guru*

Sesuai janji, Oma harus cerita tentang penyakit Oma yang bikin Oma stress ndak karuan. Nama penyakitnya M-A-A-G. Anda pernah mendengarnya? Tentu pernah! :)

Sebenarnya Oma tidak menyangka bakal terserah penyakit yang notabene bisa melumpukan korbannya, sampai tak berdaya. Because, Oma tidak merasa sakit perut yang berlebihan, atau nyeri di lambung yang membuat Oma menangis.


Awalnya hanya mual-mual, ndak bisa makan, mulut rasanya aseeem banget, trus suka gelegeken (baca: bersendawa) dan ngga enaaak banget. Itulah awalnya!

Awalnya lagi, sebelum kejadian mual dan ndak bisa makan ini, Oma pergi makan siang di sebuah resto Thailand favorit di Surabaya. Hari itu, hari Rabu dan kami baru berangkat makan siang pukul 1.30 (= telat makan!). Sesampainya di sana, langsung pesan ini itu dan kira-kira jam 2-an Oma baru makan siang.

Tahu menu pesanan Oma?? (please don’t hit me ya)
1. Nasi goreng nanas (extra cabe)
2. Ikan masak asam manis
3. Kangkung goreng dengan saus pedas

Makan siang ini sekaligus meeting. Karena meeting belum kelar, alhasil kami lanjut di lobby hotel di sebelah gedung kantor tempat Oma bekerja. Dan coba tebak apa yang Oma pesan: secangkir besar Cappucinno pahit.

Sepulang dari lobby itu, Oma uda mulai kerasa ga enak. Perut penuh dan mulut asem. Pulangnyaaa,.. Oma ikutan nemenin Bang Tepy makan di Sushi Tei: Inari sushi with lots of wasabi.

*please, please,… don’t kill me!*

Kembali ke waktu setelah kejadian ini, malamnya Oma langsung ngerasa ZUPER ga enak. Lambung ga enak, perut penuh, mau muntah. Trus badan panas dingin. NDAK BISA TIDUR. Ini benar-benar NDAK BISA TIDUR. Jadi, Oma bisa mendengar setiap detik waktu, mulai pukul 11:00 sampai 05:00 pagi. Bayangkan,…..!!!!

Sangat menyiksa.

Itulah kejadian yang paling parah. Tapi,… dasar Oma bebal dan takut dokter, Oma pun menolak ke dokter, dengan alasan, “udah feel better!”

Tapi,… 2 minggu yang lalu, hari itu hari Minggu, Oma ke toilet, dan,…….. pup (sorry) Oma berdarah-darah!!!

HOAAAAAAAAA!!!

Dan langsung besoknya nama Oma terdaftar di buku pasien Dokter Bowo. Ternyata, Oma terkena MAAG KRONIS. Begitu dokter memegang lambung Oma, beliau langsung berteriak “aduh,.. ini suka makan pedas pasti ya!

Aniwe, busway, sekarang Oma dalam tahap penyiksaan (baca: terapi penyembuhan), karena Oma tidak boleh mengkonsumsi makanan sbb:

- Makanan Pedas
- Makanan Kecut
- KOPI (oh my God!!!)
- TEH (apapun jenisnya)
- Permen mint (pedas)
- Makanan bersantan
- Soft drink


Yeah yeah,… you should feel sorry for me. Karena hampir semua makanan yang tertulis di atas adalah favorit Oma. Ketika dokter melarang Oma makan makanan di atas, muka Oma benar-benar memelas, meminta belas kasih beliau untuk mengijinkan, AT LEAST, minum kopi.

Tapi gelengan keras terlihat di wajahnya.

Fewh,..

Yeah,.. sekarang kalian bisa memanggil Oma dengan nama: O Maaag


Aniwe, ada yang bilang sakit maag disebabkan oleh stress. Percaya? Hm,... no comment deh dari Oma!

Comments

the mouse said…
NIA BANDEL!!! *jewer*
elvin.priyadi said…
is that ur real stomach? :|
Oma Nia said…
@iphien: hahahha,.. no lah,... mosok full lemak gitu? perut eke singset, bow! :P

@ulm: iyo :( stefy yo marah2. skrng dia bilang "rasain, gara2 senang2 sekarang kamu menderita seumur hidup!" :( kalo dipikir2 emang iya ya. fewh,... no more "coffee a day keeps the doctor away." yang ada "coffee a day keeps the doctor even closer." :P
elvin said…
asal dokternya cute :p
Oma Nia said…
nggak, blas! uda tuir :(

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …