Skip to main content

Si Sugeng

Ini bukan nama supir atau tukang kebun Oma. Tapi ini nama seekor anjing di Belanda.

Begini ceritanya.

It was Sinterklaas party, on the 5th of December. Jadi beberapa hari yang lalu. On that day, we exchanged presents, had dinner together, and played with the Crew kids (anak-anak yang Oma babysit selama ini).

Emily, Hannah and Tim dapet hadiah dari Oma, Bang Tepy, dan of course, dari mami papinya. They are all excited! Namanya anak kecil ya. Dapet boneka, mainan binatang-binatangan, permen, banyaaaak deh! Yang gede aja mpe iri :P (read: Oma iri).

Nah, si Emily, dapet hadiah boneka anjing yang ditaruh di dalam kandang anjing kecil. Persis kayak Paris Hilton, Jessica Alba, atau Britney Spears. Cute lah! Kayak gambar ini nih!
Bang Tepy, yang benar-benar dicintai anak-anak the Crew, ikutan main sama anjing itu. Tiba-tiba si Emily berlari-lari mencari Oma yang lagi duduk di ruang tamu, sambil berkata "this doggy's name is Su..."

I didn't hear her clearly. "What? Who is he?" I asked again. Emily repeated "Sugeng."

*ngakak*

Oma ngakak abis, sambil melihat ke arah sumber kegilaan ini: Bang Tepy. Of course lah, Bang Tepy yang memberikan nama pada anjing itu!

Yap, resmilah si boneka anjing lucu tak berdosa itu bernama Sugeng.

I can't imagine what it would be if Emily played with her friends.

Friend: Hey, Emily! You have new dog.
Emily: Yeah, I got it from Sinterklaas. I love it
Friend: Does it have a name?
Emily: Of course.
Friend: What is the name? Mine is spotty
Another friend: My dog is browny
Emily: Mine is Sugeng
Friends: ???? (their jaws drop)

Comments

Eunice said…
eh... hihihi..nama adikny sigit, sugeng jg loh nie...skola di inholland diemen jg..IT!!! baek bgt, gak kek sigit! xD hihihi *moga2 sigit nda baca ini post xD no offence lo git, geng!*
Oma Nia said…
waduh, I didn't know kalo nama adiknya sigit sugeng. Maaaf :D

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …