Skip to main content

Breakfast a la Oma

Pagi-pagi gini, enaknya makan omelet.


Pake jamur yang buanyak, tomat, sedikit paprika warna-warni untuk menambah semarak warna, dan kalau angka di weight scale sedang 'aman', bisa ditambahkan keju cheddar.

Hm,.. yummy!!

Omelet enaknya dimasak 3/4 matang, jadi tidak terlalu matang, tapi juga tidak terlalu berair. Trus, kalo pagi, cukup dimakan dengan taburan sea salt dan fresh black pepper. Hm,...... *air liur mulai mengalir sampai jauuuuuuh* :P

Ternyata, di Swiss, sudah ditemukan sebuah robot koki yang bisa memasak Omelet. Bukan hanya Omelet,tapi banyak pekerjaan lain yang bisa dia kerjakan.

Seperti dikutip detikiNET dari Dvice, Senin (12/5/2008), para peneliti tersebut mengajarkan langkah-langkah memasak telur omelet. Mulai dari cara mengocok telur, memotong daging dan melemparkannya ke dalam sebuah mangkuk, serta cara memarut keju. Si robot mengingat-ingat langkah-langkah yang diajarkan tersebut, dan mempraktikkannya dengan tepat.

source berita:
DetikInet

Waduh,.. enak buangeet ya! Jadi kalo pagi, tidak usah bangun pagi-pagi untuk menyiapkan makan pagi, tapi tinggal men-tat-tit-tut si robot, dan voila! setiap pagi akan ada breakfast special untuk oma.



Robotnya bisa ngga ya, nyiapin muesli with yoghurt, fresh wholemeal bread with fresh jam or marmite, a lot of fresh fruit, and of course FRESH BREWED COFFEE.

Yummy,.....

Comments

elvin.priyadi said…
kok yakin tinggal tat-tit-tut jalan? -.-

kali aja ngebug...

*perusak imaginasi*
Nia Limanto said…
dasar orang IT! kehilangan imaginasi kalo uda berhubungan dg hal-hal teknis!!

:(

Popular posts from this blog

Cerita lucu tentang Bra!

Bra or orang-orang Indonesia lebih akrab dengan sebutan be-ha.

Kayaknya lucu deh ngobrolin tentang bra! Asal ngobrolinnya masih dalam batasan norma-norma dan tidak mengandung dirty joking a la American Pie or eXtra Large (American Pie versi Indonesia).

Punya ngga sih pengalaman lucu seputar bra?
Nie ada!
Waktu masih duduk di bangku SMP, Nie punya temen sekelas yang rese abis! Ngga tau dia dikasih makan apa ama bonyoknya tapi dia usiiiil banget! Kejadian yang paling Nie inget adalah si cowok ini, anggap aja namanya Budi, melakukan hal saru (porno) menurut pandangan anak SMP.

Hari itu hujan rintik-rintik (yaiks, kayak apa aja!). Heheheh,.. ralat! Hari itu Budi duduk tepat di belakang Nie. Budi lagi bangga akan penggaris panjangnya yang didapat dari ayah dan bunda (walah,.. opo seh!). Trus, di kala guru sedang menerangkan dengan seriusnya, tiba-tiba! Ctaaarrr!!!

Si Budi menggunakan penggaris panjangnya untuk menarik tali BH (waktu itu masih pake mini set) Nie dari belakang! Itu adalah kejad…

Korban Gagal Move On

Sudah lebih dari 1 bulan semenjak saya mengunggah tulisan saya lagi di Facebook dan blog, atas dukungan Ega. Dan sudah lebih dari 1 bulan juga saya absen nulis. Well, janji tinggallah janji.

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, right? Daripada kita off topic, mendingan saya ceritakan alasan saya tiba-tiba menghilang dr dunia socmed. Well, bukan menghilang, tp lay low. Tp ada temen yang sampek nyangka saya deactivate account gara-gara jarang eksis.

Sejak sebelum lebaran, saya diminta boss untuk bantuin mengecek budget marketing untuk tahun depan. Well, how hard can it be? Boss bilang saya disuruh ngecek semua angka match up dan itung2annya bener. Ok sip!

Ternyata job description 'membantu' itu sangat ambigu, sodara-sodara. Yang ada, saya ikut mengerjakan budget itu dan semua teori akuntansi yang pernah saya pelajari dalam hidup, harus dikeluarkan.

Sayangnya, saya hampir tidak pernah belajar akuntansi. Waktu SMA, saya selalu bolos atau bahasa kerennya dulu &…

New Chapter: Different Focus

Tahun 2017 adalah sebuah halaman baru dari perjalanan hidup saya. Saya menikah di tahun 2012, memiliki anak pertama di tahun 2014. Bukan, saya tidak sedang mengumumkan hadirnya anak ke-2 (apalagi suami kedua 😜) seperti yang dipikirkan banyak orang. Saya ingin menceritakan keputusan besar yang saya ambil akhir tahun lalu.
Tahun lalu, tepatnya di bulan Desember, saya memutuskan untuk resign dari jabatan saya sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan retail terkemuka di Indonesia dan mengalihkan fokus saya untuk lebih menjadi seorang Mama untuk anak saya. Keputusan ini memang cukup mengejutkan, bahkan bagi saya sendiri, tetapi langkah ini adalah suatu keputusan yang sudah lama harusnya saya ambil.
Saya adalah seorang wanita karir, heart and soul. Bekerja adalah bagian hidup saya yang sudah ditanamkan dari muda. Waktu saya masih duduk di sekolah dasar, di saat liburan sekolah, dimana banyak teman yang berlibur, saya sering 'berlibur' di perpustakaan atau kantor di tempat Mama …