Skip to main content

Tukang Marah Kelas Wahid

Quiz: Apakah Anda Dapat Mengontrol Emosi?

Dan Hasilnya,...

Anda Memendam Emosi Anda

Oh dear…Anda selalu memendam emosi karena khawatir lingkungan terganggu jika Anda bersikap emosional. Cara ini memang tidak membuat Anda kehilangan teman-teman, namun jika Anda tetap memelihara sikap seperti ini, tidak pula baik untuk Anda. Orang akan memberi Anda masalah berulang-ulang kali karena mereka tidak tahu bahwa Anda terganggu karena sikap mereka tersebut. Sebuah penelitian memaparkan, bahwa orang yang selalu menahan marah mempunyai kecenderungan terkena serangan jantung atau kanker lebih besar daripada mereka yang bisa mengeluarkan emosinya. Hilangkan pemikiran bahwa marah menjadikan Anda akan kehilangan segala-galanya. Marah adalah salah satu cara untuk mengekpresikan perasaan Anda. Jika perlu, lakukan. Asalkan pihak lawan juga Anda beri pengertian mengapa Anda marah kepada dia

source: FunQuiz Conectique.com

---

Oh Gosh,.. I really need to change, otherwise I would be like a greeny-simpson-like HULK. Oma emang jaraaaang banget marah, tapi Oma memendam. Jadi marah sih, tapi hanya di hati saja.


Ending-endingnya, Oma jadi makan ati dan mangkel-mangkel sendiri. Dan, parahnya lagi, Oma akan meledeak. Explode!!! *kayak tadi malam* :(

Kesimpulannya, Oma ini tukang marah KELAS WAHID, tapi cuma jago kandang, alias ga berani mengekspresikan kemarahan itu. Walhasil, jadi memendam perasaan dan,... kalo kumat, bisa MELEDAK. Dhuaaaar!!!!

"Aaaaaaaaaaargggghhhhhhhhh!!!" said Mr HULK

Duh,.... tobat ya, Oma,... tobaaaat

== Kalo ada yang pengen ngisi kuisnya, Klik Di SINI ==

Comments

Anonymous said…
iya oma, mending kalo mau mara langsung ditempat aja, gak pake bendungan2 segala! tar malah efeknya buruk.. wekek
Anonymous said…
Wao..kalo gitu kita jangan ketemu dulu dalam waktu deket.. *sembunyi*

Popular posts from this blog

FENOMENA ACEH 07

Daster Batik Pagi itu Nie datang ke kantor disambut oleh kumpulan ibu-ibu yang tidak jelas dari mana dan mau apa. “Assalamualaikum” sapa Nie. “Waalaikumsalam” jawab kumpulan ibu-ibu itu serempak. Nie menyunggingkan senyum, berusaha menampilkan senyum yang termanis untuk mereka. Semakin aku masuk ke dalam kantorku, semakin banyak ibu-ibu yang duduk lesehan di depan kantorku. Nie bergegas masuk ke ruangan admin, ada Hetty dan Wardah di sana. “Dah, kenapa ada ibu-ibu itu di situ?” Nie bertanya ke Wardah asal muasal ibu-ibu itu. “Oh, Pak Welly menugaskan karyawan kita yang di lapangan untuk mencari ibu-ibu yang membutuhkan sumbangan baju daster. Ibu-ibu korban tsunami. Ya itulah, bu, ibu-ibu yang akan diberikan sumbangan baju daster.” Nie mencermati kumpulan ibu-ibu itu. Ada yang masih muda belia, ada yang sudah tua, entah apa rambutnya sudah putih semua karena uban, atau disemir hitam mengkilap. Aku tak tahu, karena semua ibu-ibu menutupi auratnya, dari kepala sampai ujung kaki. Jadi k...

What would you do if you could live another life

What would you do if you could live another life just for one day? This line is quoted from "Last Chance Harvey" . I have watched this film twice and still feel so touched everytime I watch it. Kate Walker, the main character in this film, uttered this question to Harvey Shine. In this story, both of them lived a life that is not very happy-chappy. Kate lived in a pathetic, boring life; Harvey in a screwed one. When Kate asked this question, both of them seem to ponder: what if I could live a different life, just for one day, just to try out. This question makes me ponder, too: what would I do if I was given a chance to live any kind of life I want, just for one day? Where would I be? What would I do? Who would I be? Lately I have been thinking about the life I am living right now. Everything is so well-planned. I graduated from high school, went abroad to study, came back home to work, went abroad again to do my master, working in a reasonably good organisation, and going ho...

You selfish, handosme, little thing!

Sudah 3 hari ini, aku berpikir-pikir menanyakan pada diriku berulang-ulang: am i stupid? Kupandangi fotomu di FB, asking: do i like you? Why do i like you, if I do? Lagi-lagi jawabannya, no, thank you, i don't love you So, i am stupid, then. because i am still following you online wherever you are Frikin' silly me. no, no, no, i dunot love you neither do i care about you. no, no, no, no never ever would you ask how i am neither do you know what my favorite color, my favorite music, the book i am reading, things i am having trouble with neither would you care if my best friend's husband passed away then, why would i still think about you? gosh, you,.. selfish, handsome, little, cute thing! self-centred, adorable #$?!*%# i am still a little too not over you. fewh,.. why?